Lima Srikandi Mengangkat Luis Milla

Ini karya Ujian Tengah Semester Jurnalistik TV mahasiswi Universitas Multimedia Nusantara. Untuk ukuran jurnalis profesional tentu masih jauh dari standar. Tapi, not bad bagi level mahasiswa semester empat…

Lima srikandi Gracesillya Febriyani, Loretta Novelia, Ika Rodhiah, Riska Andriani, Sheren Oliviani memutuskan mengangkat sosok Luis Milla sebagai angle dalam peliputan latihan timnas U-22 di lapangan Sekolah Pelita Harapan. Ada poin-poin khusus dalam karya paket berita 2 menit 56 detik yang mereka buat sebagai kelengkapan UTS ini.

Continue reading “Lima Srikandi Mengangkat Luis Milla”

Ajak Pemuka Agama Perangi Hoaks

SIDOARJO – Kabar palsu atau hoaks saat ini mudah sekali tersebar secara viral tanpa dicek dulu kebenarannya. Menjadi penting bagi tokoh masyarakat, terutama pemuka agama, untuk menjadi yang terdepan menyuarakan kebenaran dan tidak terpancing ikut menyampaikan sebuah informasi meresahkan.

Harapan itu terangkum dalam diskusi ‘Sistem Informasi Global sebagai Ancaman Toleransi dan Harmonisasi Umat Beragama’ yang dihadiri Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden Agustinus ‘Jojo’ Rahardjo dan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Muh. Anwar Nasir di Gereja Bethany House of Glory, Sidoarjo, Selasa, 14 Maret 2017.

Continue reading “Ajak Pemuka Agama Perangi Hoaks”

Suporter Militan di Sekitar Luis Milla

Anak muda berbadan tegap itu gelisah melihat ‘pasukan’ di sekitarnya beberapa menit belakangan duduk monoton, menyaksikan pertandingan sepak bola bak nonton wayang. Ia berinisiatif ke depan tribun, sedikit naik pijakan dan bersandar di pagar pembatas. Sejurus kemudian, suara lantangnya berteriak memberi komando untuk ditirukan kawan-kawannya, “I-ndo-ne-sia… I-ndo-ne-sia…”

Lagu-lagu ‘klasik’ suporter sepakbola pun meluncur darinya sebagai dirijen, diikuti dentum drum bertalu-talu. Ada chant ‘Garuda di Dadaku’, juga ‘Ayo Indonesia’, yang awalnya berasal dari ‘Vamos… Vamos Chile’ dan mulai dinyanyikan Aremania sejak 1997.

Continue reading “Suporter Militan di Sekitar Luis Milla”