Akhirnya, Kekalahan Perdana Liverpool

Speechless. Kata itu tepat terucap usai mendengar wasit Jon Moss meniup peluit akhir pertandingan. Liverpool mengalami kekalahan perdana di Liga Primer Inggris musim ini. Sepekan setelah jeda pertandingan internasional, anak asuh Jurgen Klopp harus mengalami aib pertama mereka. Sebelumnya, The Reds mengumpulkan tujuh poin, hasil imbang 3-3 melawan Watford, mengalahkan Crystal Palace 1-0 dan menghajar Arsenal 4-0.

Dalam partai di Stadion Etihad, Sabtu malam kemarin, Manchester City memporak-porandakan barisan pertahanan Joel Matip dkk dan menang besar lima gol tanpa balas. Buruknya koordinasi lini pertahanan serta kartu merah yang diterima Sadio Mane -pemain terbaik Liga Inggris bulan Agustus- membuat anak-anak Anfield harus pulang dengan tangan hampa di partai keempat mereka.

Dibanding musim lalu, sempat berjaya di puncak klasemen pada pertengahan musim dan berakhir di posisi keempat, sebenarnya pencapain Liverpool hingga saat ini tak terlalu buruk. Tahun lalu, Phil Coutinho dkk sudah harus kehilangan angka tiga pada partai kedua, saat ditaklukkan tim gurem Burnley 0-2 dalam away game mereka. Agak berbeda memang situasinya. Pada 2016/2017 Liverpool banyak terpeleset menghadapi tim-tim semenjana, sementara melawan tim enam besar, Liverpool menjadi ‘juara’ pada perhitungan pertemuan antar klub-klub papan atas bersama Chelsea, Arsenal, duo Manchester dan Spurs.

Di laman resmi Liverpool, Klopp menyesalkan pengusiran terhadap Sadio Mane yang dianggap melakukan tindakan berbahaya. Kaki kiri melayang mengenai kepala kiper Ederson. “Itu sebuah kecelakaan. Sebuah situasi yang sangat tak menguntungkan. Semua juga tahu Sadio tak melihat kiper. Ia hanya mengejar bola. Tapi ya sudah, kita tak bisa mengubah kartu merah itu. Semoga Ederson tak alami cedera serius,” kata Klopp. Di babak kedua, Ederson diganti kiper cadangan Claudio Bravo.

Mane, pria asal Senegal itu, juga meminta maaf dan berdoa agar Ederson lekas pulih. Harapan itu disampaikan secara sportif lewat akun resmi Instagramnya. Dalam topik yang sama, legenda Manchester United Rio Ferdinand membahas apakah Mane layak mendapat kartu merah. Dengan ‘bangga’, Rio mengunggah dua gambar aksinya di twitter. Tampak jelas ia melakukan tindakan berbahaya terhadap pemain Chelsea, tapi jangankan kartu merah, dihukum tendangan bebas pun tidak. Dua tindakan berbeda dari dua pemain ‘berkelas’ dari dua klub berbeda.

Liverpool dan para penggemar garis kerasnya tak harus meratapi kekalahan semalam. Masih ada 34 laga lain di Liga Primer musim ini. Pun The Reds hanya punya empat hari sebelum mengawali tampil di fase grup Liga Champions, Kamis dini hari mendatang. Beruntung pula kekalahan menyedihkan dengan skor terbesar ini terjadi di laga-laga awal. Cukup ruang dan waktu untuk berbenah.

YNWA Liverpool, YNWA Mane, YNWA Klopp, YNWA Liverpudlian di seluruh dunia!

Sebagaimana ditayangkan di http://tz.ucweb.com/9_XLXQ

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *