Tangkal Informasi Hoax, Masyarakat Wajib Saring Sebelum Sharing

suarasurabaya.net – Di tengah marak dan derasnya informasi termasuk hoaxyang beredar di tengah masyarakat melalui berbagai laman media sosial, maka masyarakat selalu dituntut untuk aktif sekaligus selalu melakukan saring sebelum sharing.


“Kalau menunggu pemerintah melakukan penutupan akun atau membatasi berbagai sumber-sumber informasi yang saat ini ada, rasanya kok seperti kembali ke masa lalu, ketika berbagai sumber informasi dibatasi. Justru saat ini masyarakat harus aktif,” kata Agustinus Rahardjo staf Deputi IV Kepresidenan Republik Indonesia.

Selain aktif untuk mencari sumber-sumber atau referensi terpercaya lainnya, Jojo sapaan Agustinus Rahardjo menegaskan bahwa masyarakat perlu terus melakukan kebiasaan saring sebelum sharing ketika menerima berbagai macam informasi.

“Melakukan saring sebelum sharing itu membuat kita menjadi terbiasa untuk tidak asal dan ikut-ikutan menyebarkan informasi yang mungkin belum jelas sumber dan kebenarannya. Ini penting dilakukan siapa saja. Dan ini saya kira penting dipahami masyarakat,” ujar Jojo.

Jojo yang hadir sebagai satu di antara nara sumber diskusi: “Sosial Millennials: Memahami Interaksi Generasi Millennial di Media Sosial”, Jumat (29/9/2017) di Spazio Auditorium lantai 2 Spazio Building, Surabaya mengingatkan bahwa informasi di media sosial jumlahnya tidak terbatas.

“Bayangkan kalau setiap hari kita buka media sosial lalu kita membaca informasi-informasi yang kebenarannya masih harus dikonfirmasikan tetapi kemudian kita menganggap informasi itu benar dan lalu membagikannya kepada kelompok atau grup kita?” tanya Jojo.

Oleh karena itu, Jojo menegaskan bahwa adalah hak bagi setiap orang atau masyarakat untuk memiliki berbagai sumber informasi yang dipercaya. Tetapi sebaiknya memang selalu melakukan penyaringan informasi sebelum membagikan informasi itu.

Pembicara lain yang hadir, Mujianto Rusman CEO and Co Founder Imoji.com mengingatkan bahwa dunia saat ini memang memasuki era digitalisasi diberbagai lini. Sehingga menjadi sebuah keniscayaan bahwa setiap orang akan terpapar berbagai informasi.

“Digitalisasi diberbagai lini kehidupan menjadikan manusia terpapar berbagai informasi. Berbagai aplikasi memberikan kemudahan bagi kehidupan,” ujar Mujianto Rusman yang lebih banyak mengupas sisi teknis berbagai layanan digital.(tok/ipg)

sebagaimana ditayangkan di http://kelanakota.suarasurabaya.net/news/2017/194022-Tangkal-Informasi-Hoax,-Masyarakat-Wajib-Saring-Sebelum-Sharing

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *