Jokowi, Mall, dan Wisata Kuliner

Kemarin malam, Minggu 3 Desember 2017, Presiden Joko Widodo mengunjungi pusat perbelanjaan Paris Van Java (PVJ) di kawasan Jl. Sukajadi Bandung. Kunjungan ini digelar dalam waktu ‘santai’ Presiden Jokowi, usai mendarat di Lanud Husein Sastranegara pada Minggu sore, dan jelang rangkaian acara padat pada Senin, 4 Desember 2017: meresmikan Jalan Tol Soreang – Pasir Koja dan menyerahkan 10.000 sertifikat tanah untuk masyarakat Jawa Barat di Soreang, Kabupaten Bandung.

Tiba pukul 20.25 WIB, kehadiran Presiden Jokowi cukup mengejutkan para pengunjung pusat perbelanjaan tersebut. “Eta teh Presiden? Hayuk urang foto (Itu Presiden? Mari kita foto),” kata salah seorang pengunjung dalam bahasa Sunda, sebagaimana dilansir rilis resmi Biro Pers Kepresidenan.

Sambil mengitari pusat perbelanjaan, Presiden menyapa para pengunjung dan juga menerima permintaan swafoto. Presiden yang mengenakan kemeja putih yang dibalut dengan jaket berwarna coklat dan celana panjang berwarna hitam itu juga sempat membeli sepasang sepatu.

Selain itu, kerupuk anjur dan tahu petis juga sempat dicicipi Presiden di salah satu rumah makan. Dan sebagai minumnya, Presiden memilih kopi tarik. Biro Pers Istana pun memotret secara khusus hidangan presiden ini. Pukul 21.45 WIB, Presiden pun meninggalkan pusat perbelanjaan Paris Van Java (PVJ). Dalam kunjungan ke Bandung sebelumnya, Presiden Jokowi pun pernah mampir ke Bandun Indah Plaza dan Teras Cihampelas Skywalk.

Belakangan, Senin sore Presiden Jokowi juga mampir ke Warung Kopi ‘Sejiwa’ di Jalan Progo, Bandung. Mengingatkan pada kunjungannya di hari libur ke Kedai Kopi ‘Tuku’, Cipete, Jakarta Selatan, Juli lalu.

Sebenarnya, kedatangan Presiden ke mall bukan hal baru. ‘Tradisi’ ini kerap dilakukan, terutama saat ada waktu senggang malam hari, jelang acara kenegaraan esoknya. Misalnya terjadi di Plaza Medan Fair dan Sun Plaza Medan, Mega Mall Manado, Palembang Trade Centre, Solo Paragon, Plaza Andalas Padang, E-Walk Balikpapan Superblock, dan kota-kota lain.

Bahkan, wawancara khusus dengan NET Tv terkait tiga tahun kepemimpinan Presiden Jokowi pun dilakukan di Lombok Epicentrum Mall, Mataram. Di ibukota sendiri, Presiden Jokowi pernah ‘tertangkap’ berjalan-jalan santai akhir pekan di Pondok Indah Plaza.

“Waktu-waktu agak longgar seperti ini kita juga bisa melihat pergerakan ekonomi, toko, mall seperti apa, selain bertemu dengan masyarakat,” ungkap Presiden sebelum beranjak dari Plaza Andalas, Juli tahun lalu.

Kunjungan ke pasar tradisional maupun pasar modern menjadi ‘template’ khas perjalanan Presiden Jokowi ke daerah untuk menyapa masyarakat.

Hari ini, saya berada di Medan, Sumatera Utara. Makan di DPenyetz Cambridge City Square, saya kaget saat restoran di pusat perbelanjaan ini memasang foto Presiden Jokowi makan. Uniknya, kebanggaan yang dipasang bukan saat Presiden hadir di situ, tapi di grupnya nun jauh, DCendol Singkawang Grand Mall, yang dikunjungi Presiden Jokowi bersama Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani saat kunjungan kerja di Kalimantan Barat, Maret 2017. Ada saja cara membanggakan lekatnya Presiden dengan sebuah brand, meski jarak sebenarnya terpisah lautan dan daratan sekitar 1.100 kilometer.

Jokowi, Mall dan Kuliner. Salah satu ciri khas dalam setiap kunjungan Presiden dari kota ke kota di Indonesia yang kaya. Sekaligus mengecek langsung bagaimana pertumbuhan ekonomi, daya beli, dan antusiasme masyarakat di kota itu. Turun ke bawah, membaur nyaris tanpa jarak di kerumunan di dekat rakyatnya.

Seperti ditayangkan di http://tz.ucweb.com/12_2fkMm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *