Kongres Pewarna II: Jurnalis Jangan Bikin Berita Provokatif

Persatuan Wartawan Nasrani (Pewarna) barui saja menggelar kongres kedua tahun 2019 di Sentul, Bogor, Jumat (1/11/2019).

Banyak pesan penting yang diselipkan di kongres yang dihadiri jurnalis Nasrani dari berbagai media ini.

Satu diantaranya seperti disampaikan utusan Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Agustinus Eko Rahardjo.

“Kita jangan membuat berita yang provokatif, tapi buatlah berita yang tercerahkan. Membuat orang merasakan empatif ketika membaca. Aada rasa dekat dengan korban. Ada rasa dekat dengan kelompok tertindas dan minoritas,” pesan Ketua DPP GAMKI Bidang Pers, Media dan Informasi yang akrab disapa Jojo itu .

“Jadilah menjadi wartawan yang membela, bukan hanya sekedar mengeksploitasi demi oplah di koran atau demi klik di media online, tapi menjadi inspirasi,” ujar Agustinus Eko Rahardjo yang juga, mantan Tenaga Ahli Madya Kantor Staf Presiden (KSP).

Dia menambahkan, masyarakat dan jurnalis kini hidup di era digital. Karenanya, setiap artikel yang ditulis di media dengan mudah dan cepat menyebar menjadi viral.

“Kita sekarang hidup di era digital, link berita yang dihasilkan oleh wartawan Nasrani bisa menjadi berkat buat masyarakat, lebih gampang dan lebih cepat menyebarkan kebaikan dan kebenaran di era ini,” kata dia.

“Itulah sebabnya wartawan nasrani harus terus berkarya sebaik-baiknya, agar melalui tulisan karyanya semua orang bisa membaca dan menyerap inspirasi kebaikan dan kebenaran, sejalan dengan menteri agama yang berupaya memberikan kesejukan kepada semua lapisan agama masyarakat,” ajak Jojo.

Jhon Panggabean SH, penasehat Pewarna menyatakan wartawan Nasrani selain menjadi pewarta kebaikan dan kebenaran diharapkan menjadi wartawan yang mampu memberikan informasi yang tepat sehingga mencerdaskan pembacanya.

“Informasi yang tepat diyakini bisa menjadi didikan dan mencerdaskan pembacanya, apapun informasi yang diberikan dapat dipercaya, sehingga bukan saja wartawannya yang disukai pembacanya tetapi media ditempat wartawan itu bekerja menjadi media yang layak dipercaya,” ujar Jhon.

Pewarna Indonesia dalam kongres II melakukan pemilihan pengurus baru yang disertai pula dengan seminar dan talk show mengangkat tema ‘Membangun Solidaritas dan Semangat Kebertautan Antar Anggota Sebagai Satu Entitas Yang Utuh’.

Tema ini diangkat demi mendorong jurnalis Nasrani menjalankan fungsi memberikan informasi, mendidik, menghibur dan menjadi daya kontrol bagi pemerintah, tapi secara khusus sebagai wartawan Nasrani juga bisa tampil beda.

seperti ditayangkan di

https://www.tribunnews.com/nasional/2019/11/02/kongres-pewarna-ii-jurnalis-jangan-bikin-berita-provokatif-buatlah-artikel-yang-mencerahkan?fbclid=IwAR00O995qkNRToPqf3t-2xelhuGDzNbyPVyPJdO5L1Ywm-wgUfoRmC7xhEg

https://www.tribunnews.com/nasional/2019/11/03/gamki-ucapkan-selamat-pada-pengurus-baru-persatuan-wartawan-nasrani

https://www.tribunnews.com/nasional/2019/11/03/gamki-ucapkan-selamat-pada-pengurus-baru-persatuan-wartawan-nasrani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *