Cahaya dari Timur, Sepak Bola Penawar Tawur

Di tengah kisruh sepak bola nasional berlarut-larut, di tengah tercabiknya kerukunan antar umat beragama, Cahaya dari Timur hadir membawa kedamaian.

http://www.youtube.com/watch?v=kJCGnUKj-C4

Sudah lama ingin menonton film terbaik Piala Citra 2014 ini, akhirnya kesampaian juga. Diangkat dari kisah nyata, Film Cahaya Dari Timur: Beta Maluku sejak awal mengambil pilihan untuk menghadirkan gambaran kondisi yang sebenarnya berdasarkan cerita nyata. Pendekatan sosial budaya dan akurasi fakta menjadi elemen penting dalam pengerjaan film yang tema utamanya ditegaskan dalam satu kalimat: merangkai persaudaraan -dalam konflik agama- lewat sepak bola.

Continue reading “Cahaya dari Timur, Sepak Bola Penawar Tawur”

Ketika Snowden Menang Oscar

Sebuah film dokumenter tentang seorang pembocor rahasia yang menghebohkan dunia memenangkan Academy Award.

Semua bermula pada Januari 2013, saat Laura Poitras, seorang pembuat film dokumenter asal Amerika Serikat menerima email misterius dari seseorang yang menyebut dirinya ‘Citizen Four’. Dalam emailnya, sang pengirim menawarkan informasi rahasia terkait praktik penyadapan elektronik yang dilakukan  Badan Keamanan Nasional (NSA) AS dan juga lembaga-lembaga lain. Lima bulan kemudian, ditemani jurnalis investigasi Glenn Greenwald dan reporter The Guardian Ewen MacAskill, Poitras pergi ke Hongkong, menemui pria yang kemudian membuka identitasnya sebagai Edward Snowden.

Continue reading “Ketika Snowden Menang Oscar”

Merry Riana, antara Kisah Sukses dan Roman Percintaan

Film yang memotivasi. Tapi kurang ‘detail’ menunjukkan cara menggapai sukses, serta kurang teliti menggambarkan Singapura masa itu.

Menonton film Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar –yang diadaptasi dari buku biografi berjudul serupa garapan Albertine Endah, semula berharap banyak. Harapannya, seusai menyaksikan film produksi MD Pictures, penonton akan tahu bagaimanan detailnya Merry bisa mendapat gelar Star Club President, Top Rookie Consultant of the Year Award, Top Rookie Manager of the Year Award, Top Manager of the Year Award, dan Agency Development Award.

Tapi, hingga kelar 105 menit film ini, tak banyak “detail” teknis bagaimana cara menjadi kaya itu, termasuk sejuta dolarnya Merry nan fenomenal. Kecuali inspirasi dari hidupnya yang ulet, suka menolong, dan tahan menghadapi berbagai penolakan. Sebuah hal yang umum saat seseorang memutuskan terjun dalam bisnis sales industri keuangan, termasuk di dunia asuransi.

Continue reading “Merry Riana, antara Kisah Sukses dan Roman Percintaan”

Hari ke-26 di Hawaii: Kisah Pemimpin yang Memampukan Anak Buahnya

Sudah pernah nonton film ‘Man of Honor’? Banyak kisah menarik dipetik di situ.

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=Sg412YGkv7I]

Kalau belum sempat menyaksikan film yang diputar di bioskop tahun 2000 itu, bisalah nonton cuplikannya di trailer ini. Film garapan sutradara George Tilman Jr. ini terinspirasi dari kisah nyata Carl Brashear, tentara Afro-Amerika pertama yang menjadi penyelam utama dalam sejarah Angkatan Laut Amerika.

Continue reading “Hari ke-26 di Hawaii: Kisah Pemimpin yang Memampukan Anak Buahnya”

Yang Ketu7uh: (Bukan) Film tentang Jokowi

Ini film tentang sejarah. Sejarah tentang lahirnya pemimpin dari hasil pemilu demokratis. Pemilu dengan antusiasme tertinggi sepanjang sejarah Indonesia, setelah 1955. Sejarah yang menginjak tanah.

Mungkin banyak orang bakal kecele menganggap ini film tentang Joko Widodo. Apalagi kalau terjebak melihat trailer atau judulnya. Apalagi, film ini dibuka dengan adegan yang sangat humanis.

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=WQgQKnW3n0E]

Continue reading “Yang Ketu7uh: (Bukan) Film tentang Jokowi”

I am Coming Soon…

Belum beredar di bioskop, trailer ini sudah menggambarkan kedahsyatannya: sound effect yang jegerrrr!!! “I am coming soon…”

28 Februari 2014 di bioskop terdekat…

Dari Jambi Menonton Soekarno

Sudah menyaksikan film Soekarno garapan Hanung Bramantyo? Cukup direkomendasikan, meski ada kejanggalan di sana-sini.

"Soekarno: Indonesia Merdeka" diputar di Jambi. Satu dari sedikit bioskop XXI di Sumatera.
“Soekarno: Indonesia Merdeka” diputar di Jambi. Satu dari sedikit bioskop XXI di Sumatera.

Mendarat di Jambi, Jum’at (13/12) sudah disuguhi suspense tingkat tinggi. Pesawat Garuda Boeing 737-800 NG yang membawa saya penerbangan terpagi dari Soekarno Hatta, telat 30 menit, sebelum akhirnya menembus cuaca buruk dan mendarat dengan selamat di landasan Bandara Sultan Thaha. “Pulas sekali tidur Anda, padahal para penumpang sibuk berdoa. Pesawat putar-putar terus. Mau mendarat di Palembang atau Batam, gak jadi,” kata dua pebisnis yang duduk di sampingku. Berada persis samping jendela, saya selalu membiasakan tidur dalam pesawat. Konon, udara dalam kabin pesawat, yang bak berada di kaleng besi, tak terlalu baik untuk pernafasan. Apalagi, terbang pagi membuat malamnya sama sekali tak beristirahat.

Continue reading “Dari Jambi Menonton Soekarno”

Habibie & Ainun, Melebihi Kisah Laila Majnun

Fim Habibie Ainun menyisakan banyak pesan: kesetiaan, nasionalisme, dan beratnya makna perjuangan untuk sukses.

Menonton film Habibie dan Ainun, mengingatkan pada kisah di pekan ketiga Mei 2010. Saat itu, kami serombongan jurnalis yang mengikuti Pelatihan Multimedia bertema  “Contribution of Multimedia Journalism to Strengthening Journalists’ Capacity Towards Freedom of the Press” di Hilversum, Belanda, bersiap pulang. Tiga pekan berpisah dari keluarga, membuat kami ingin segera kembali ke tanah air. Namun, Anta Kusuma, salah seorang rekan kami, tampak panik dan bingung. Ia harus memperpanjang waktunya di Eropa, terkait penugasan dari kantornya, Transtv, menyeberang ke Jerman. Ia harus memotret hari-hari terakhir Hasrie Ainun Habibie di Muenchen, tepatnya Klinikum Gro`hadern, Ludwig-Maximilians-Universitat.

Continue reading “Habibie & Ainun, Melebihi Kisah Laila Majnun”