Tak Hanya Bali, Kita Juga Punya Bromo

Sudah lama Gunung Bromo -yang ada dalam paket taman nasional BTS alias Bromo Tengger Semeru- menjadi destinasi utama bagi provinsi Jawa Timur. Daya tarik wisatawan dari mancanegara maupun domestik ke Jatim sudah pasti prioritasnya adalah: berkunjung ke Gunung Bromo. Baru setelah itu di alternatif berikutnya ada Kawah Ijen, Banyuwangi, Surabaya, Malang-Batu, Makam Bung Karno dan lain-lain.

Continue reading “Tak Hanya Bali, Kita Juga Punya Bromo”

Wisata Alam dan Sejarah, Jangan Terus Wisata Mal

Jadi, setelah tiba di tempat tujuan liburan nan jauh dari ibukota tempat biasa bersibuk mencari rupiah, ke mana akhirnya hari-hari wisata diarahkan?

Sungguh terlalu, jika sudah jauh-jauh ke Yogyakarta -misalnya- tapi di sana tetap saja yang dituju adalah pusat perbelanjaan. Apalah sebenarnya beda Ambarrukmo Plaza dan Lippo Plaza di Jalan Adi Sutjipto, Jogja City Mall di Jalan Magelang, atau Mall Malioboro dibandingkan Grand Indonesia, Pacific Place, Senayan City, FX, Pejaten Village dan lain-lain. Bukankah pada dasarnya semua mall yang itu hakikatnya sama, yakni menumbuhkan budaya konsumerisme?

Continue reading “Wisata Alam dan Sejarah, Jangan Terus Wisata Mal”

Sumut Paten dan Pemimpin Berjiwa Driver

Everything happens for a reason. Bukan kebetulan tampaknya, perjalanan saya ke Sumatera Utara kali ini sembari menggenggam Buku ‘Self Driving, Menjadi Driver atau Paseenger’ karya pakar komunikasi pemasaran, Rhenald Kasali.

Buku ini menegaskan perbedaan antara ‘driver mentality’ dan ‘passenger mentality’. Beberapa perbedaan disebutkan: Passenger hanya menumpang, tidak harus tahu arah jalan, boleh mengantuk boleh tertidur, tidak perlu merawat kendaraan, dan berada pada sebuah pilihan yang bebas dari bahaya. Continue reading “Sumut Paten dan Pemimpin Berjiwa Driver”

Membangunkan Danau Toba sebagai Berkat bagi Sumatera Utara

Lama tak mampir ke Sumatera Utara, malam ini saya mengetik tulisan yang tengah anda baca dari salah satu ujung Danau Toba. Dari sebuah hotel milik BUMN di Parapat, Kabupaten Simalungun.

Siang tadi, Puji Tuhan, Alhamdulilah, akhirnya Bombardier CRJ 1000 NextGen milik Garuda Indonesia mendaratkan kami -sekelompok jurnalis dari Jakarta bersama tim Direktorat Pengolahan dan Penyediaan Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika- di Bandara Silangit, Tapanuli Utara. Mengapa begitu bersyukur? Karena penerbangan menuju wilayah berkabut di kawasan Toba itu sempat tertunda beberapa kali.

Continue reading “Membangunkan Danau Toba sebagai Berkat bagi Sumatera Utara”