Layaknya Luar Negeri

Sebastian Hugo, namanya. Tinggal di Serpong. Semalam berjumpa di lorong menuju Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan. Ia bermain biola, menghibur dan mencari sekadar recehan dari penumpang Kereta Rel Listrik.

Teringat dua pengamen lain, dengan dua instrumen musik berbeda. Seorang ibu tua bermain keyboard di terowongan bawah tanah Stasiun Park Kultury di Moskow. Dan seorang anak muda membunyikan saxophone di Maroochydore, Australia. Continue reading “Layaknya Luar Negeri”

Indonesia Negeri Seribu Kedai Kopi…

Jangan Ngaku ke Kaltara kalau Belum Seruput Kopi Aseng. Budaya minum kopi nyaris merata tersebar di berbagai daerah seantero Indonesia. Dari Kopi Solong di Aceh, Warung Kopi Ake di Tanjungpandan Belitung, Warkop Asiang di Pontianak, dan berbagai tempat dengan kearifan lokal di penjuru negeri.

Prinsipnya, sebelum kerja, nongkrong ngopi dulu. Setelah kerja, sebelum pulang ke rumah, nongkrong ngopoi lagi. Setelah pulang, sebelum tidur, ngopi lagi sampil update isu terbaru. Ya politik, ekonomi, olahraga, sampai isu-isu rumah tangga. Continue reading “Indonesia Negeri Seribu Kedai Kopi…”

Jangan Biarkan Jokowi Sendirian, Tunjukkan Rasa Setiamu!

Jelang pelantikan presiden periode kedua, Jokowi dikepung banyak isu. Dari kebakaran hutan dan lahan, rusuh Papua, pemilihan pimpinan KPK, Revisi UU KPK, Revisi UU KUHP, Revisi UU Pertanahan, Revisi UU Pemasyarakatan, dan lain-lain.

Unjuk rasa ke parlemen dan daerah bergelombang seolah-olah dikomando dan diorkestrasi secara serentak. Padahal, sebagian besar tuntutan itu sudah dipenuhi Jokowi. Jadi, apa lagi yang dicari?

Continue reading “Jangan Biarkan Jokowi Sendirian, Tunjukkan Rasa Setiamu!”

Jalan-Jalan ke Tarakan, Jangan Lupa ke Konservasi Bekantan

Dalam muhibah singkat kami ke Tarakan, kota paling padat di Kalimantan Utara, bersyukur sempat singgah ke Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan di pusat kota berpopulasi sekitar 300 ribu jiwa itu.

Kawasan konservasi seluas 22 hektar ini menjanjikan kesejukan di tengah panasnya kota. Kayu ulin menghampar sebagai jembatan mengunjungi sahabat-sahabat kita, nasalis larvatus, alias monyet hidung panjang yang menjadi ikon pariwisata Kota Tarakan. Continue reading “Jalan-Jalan ke Tarakan, Jangan Lupa ke Konservasi Bekantan”

Membekali Adik-Adik Calon Pemimpin di Orientasi Mahasiswa Baru

Dua tahun berturut-turut jadi narasumber masa ‘Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru’ di Stikom InterStudi dan Sekolah Tinggi Desain Inter Studi, Jalan Wijaya, Jakarta Selatan.

Power point dan pernyataan saya sederhana saja:

ada dua pilihan jadi mahasiswa, mau jadi mahasiswa ‘kupu-kupu’: kuliah pulang-kuliah pulang, cepat lulus, nilai bagus…

atau jadi mahasiswa ‘kura-kura’: kuliah rapat-kuliah rapat, lulus tetap tapi gak buru-buru, plus-plus dengan pengalaman berorganisasi dan sebarek kegiatan praktis sebagai bekal masuk dunia kerja. Continue reading “Membekali Adik-Adik Calon Pemimpin di Orientasi Mahasiswa Baru”

PTC di Nunukan, Pulau Menawan di Ujung Perbatasan Kalimantan

Pulau Nunukan. Ini merupakan sebuah pulau mungil di Kalimantan Utara. Saat itu, saya menuju Nunukan melalui speedboat dari Dermaga Tengkayu, Tarakan selama hampir tiga jam. Kadang ombaknya bersahabat, tapi kadang juga cukup tinggi. Terutama kala tiba-tiba mesin kapal berhenti di tengah laut. Saat mesin mati itulah terasa ombak mengayun dan perut mendadak bak roller coaster.