Di Balik Layar Produser Dialog: Mengejar Si Brewok

Dua tahun berkutat menjadi produser dialog KompasTV, banyak cerita bisa dibagi. Ini tentang bagaimana mengejar dan merayu narasumber kelas berat agar bersedia tampil di dialog live.

Surya Paloh dalam persiapan wawancara live Kompas Petang bulan lalu. Menghadapi narasumber berkharisma.
Surya Paloh dalam persiapan wawancara live Kompas Petang. Menghadapi narasumber berkharisma.

Pernah menyandang status sebagai jurnalis Tempo, hal-hal yang terwarisi yakni bagaimana “kegigihan” sebagai salah satu kiat menembus narasumber. Teringat Oktober 2005, dalam training orientasi calon reporter Tempo, Pemimpin Redaksi Koran Tempo saat itu, Toriq Hadad mengisahkan bagaimana harus berjam-jam, berhari-hari, menunggu di depan rumah mantan wakil presiden Try Soetrisno agar bisa mendapatkan kutipan pernyataannya sebagai salah satu orang yang dicari terkait sebuah isu saat itu. Penegasan yang sama disampaikan pembicara lain pelatihan, Nezar Patria dan Rommy Fibri: tekunlah mengejar narasumber. Tunggu di depan rumahnya. Telepon dan kirim pesan pendek sebanyak mungkin, sampai dia bosan dan akhirnya membuka pintu, mengangkat atau menjawab pesan itu. Zaman belum semudah sekarang, belum ada Aplikasi Whats App atau Blackberry Messenger.

Continue reading “Di Balik Layar Produser Dialog: Mengejar Si Brewok”

UTS Liputan Kampanye: Nasdem, Memendam Kunci Jokowi

Sejak awal, partai ini tak terlalu ngotot menjagokan ikonnya sebagai calon presiden. Siapa sangka, kini Nasdem menjadi penentu bisa tidaknya PDI-P maju ke kontestasi pemilihan presiden.

Sejarah Nasdem diawali dari dibentuknya organisasi massa bernama Nasional Demokrat, yang menjadi rumah baru Surya Paloh setelah kalah dalam Munas Partai Golkar di Riau, 2009. Meski saat itu Paloh belum benar-benar keluar dari Partai Golkar, bayangan bahwa ormas ini bakal menjadi sebuah partai baru bukannya tak ada.

Continue reading “UTS Liputan Kampanye: Nasdem, Memendam Kunci Jokowi”

Sudah Elang, Rajawali Pula

Kongres Partai Nasdem berlangsung meriah. Kompas TV beruntung bisa berdialog langsung dengan Surya Paloh di sela-sela perhelatan itu.

Surya Paloh saat wawancara live dengan Kompas TV. Gaya busana khas.
Surya Paloh saat wawancara live dengan Kompas TV. Gaya busana khas.

Dua hari Balai Sidang Jakarta alias JCC semarak dengan warna biru, seiring dengan datangnya ribuan peserta kongres partai Nasional Demokrat (Nasdem) pada 25-26 Januari. Nasdem menjadi fenomena, karena inilah satu-satunya partai baru yang lolos verifikasi sebagai peserta Pemilu 2014. Lebih fenomenal lagi, sepekan setelah pengumuman Komisi Pemilihan Umum, partai bert-tagline “Gerakan Perubahan” itu mendapat nomor urut satu sebagai peserta pemilu.

Continue reading “Sudah Elang, Rajawali Pula”