Notice: Undefined index: host in /home/jojr5479/public_html/wp-content/plugins/wonderm00ns-simple-facebook-open-graph-tags/public/class-webdados-fb-open-graph-public.php on line 1020

Brongkos, Kuliner Khas yang Tak Berat di Ongkos

Selain gudeg, Yogyakarta punya kuliner khas: brongkos. Saya justru menikmatinya di kawasan Menoreh, Kota Semarang.

Ini makanan khas Jogja. Sudah terdaftar sebagai salah satu Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dari Daerah Istimewa Yogyakarta, domain kemahiran dan kerajinan tradisional pada 2018. Brongkos tak hanya enak, lezat, dan bergizi, namun memiliki nilai makna dan fungsi sosial budaya ekonomi dalam masyarakat.

Continue reading “Brongkos, Kuliner Khas yang Tak Berat di Ongkos”

 Minum Jus Gandaria di Teluk Ambon

“Permisi Bapak, apakah tertarik mencoba jus gandaria, buah khas Maluku?“ sapa Tina, ramah. Pelayan di Restoran Apung, Ambon ini menawarkan tambahan minum, usai kami menyantap ikan woku dan sop kepala ikan.

Rumah Makan Apong Wayame yang terletak di sisi Teluk Ambon menyediakan berbagai menu menarik khas ibu kota provinsi berjuluk ’The Spice Islands’ atau ’Kepulauan Rempah-rempah’ ini.

Continue reading ” Minum Jus Gandaria di Teluk Ambon”

Istana, Taman, dan Rumah Lahir Bung Hatta: Sosok Pemimpin nan Sederhana

Ada yang kurang kalau ke Bukittinggi kalau belum singgah ke Museum Kelahiran Bung Hatta. Dwitunggal Proklamator sahabat karib Bung Karno.

Rumah Kelahiran Bung Hatta menjadi tempatnya menghabiskan masa kecil sampai berusia 11 tahun. Dari ELS di Bukittinggi. Bung Hatta melanjutkan pendidikan menengah di MULO kota Padang, lalu melanjutkan pendidikannya ke Prins Hendrik School (PHS) di Batavia, yang sekarang dikenal sebagai Jakarta.

Continue reading “Istana, Taman, dan Rumah Lahir Bung Hatta: Sosok Pemimpin nan Sederhana”

Jelang Seabad Jam Gadang

Lima kali ke Padang, belum pernah ke Bukittinggi. Kali ini, misi ini tertuntaskan.

Perjalanan memakan waktu lebih dari tiga jam. Nyaris lima jam bahkan.

”Kita harus berangkat pagi, Mas Jojo, ada portal buka tutup di kawasan Tanah Datar sebagai imbas kerusakan jalan dampak bencana banjir bandang akhir tahun lalu,” kata Jovan Primayando, yang mendampingi perjalanan dari Santika Padang ke Bukittinggi.

Continue reading “Jelang Seabad Jam Gadang”

Di Batu Malin Kundang: Hormatilah Ayahmu dan Ibumu

Di salah satu sudut Pantai Air Manis, lima kilometer dari Kota Padang, terdapatlah batu yang bentuknya menyerupai tubuh manusia seperti sedang bersujud. Oleh masyarakat setempat, spot ini disebut Batu Malin Kundang.

Konon, hiduplah seorang janda bernama Mande Rubayah dan anak laki-lakinya yaitu Malin Kundang. Keduanya hidup di desa Pantai Air Manis yang terletak di Padang, Sumatera Barat.

Continue reading “Di Batu Malin Kundang: Hormatilah Ayahmu dan Ibumu”