Boaz, Tipa, Persipura: Buruknya Komunikasi Sepak Bola Kita

Dua pemain senior Persipura Jayapura tersingkir secara menyakitkan dari skuad Tim ‘Mutiara Hitam’ jelang Liga 1 2021 digelar.

Boaz Theofilus Erwin Solossa, 35 tahun, striker yang namanya dikenal sejak memperkuat Timnas Garuda di Piala AFF 2004, tercatat mempersembahkan begitu banyak kenangan manis bersama Persipura:Juara Liga Indonesia 2005, 2009, 2011, 2013 dan 2016.

Continue reading “Boaz, Tipa, Persipura: Buruknya Komunikasi Sepak Bola Kita”

Mental Petarung Luis Suarez

Tayangan beIN Sports semalam menjelaskan itu semua. Menit ke-66, Luis Suarez mendapat ‘umpan’ sangat manja dari blunder Sergi Guardiola, penyerang Real Valladolid yang baru masuk 4 menit sebelumnya. ‘Terrible pass’, kata komentatornya. Luis berlari kencang dari tengah lapangan, 40 yard atau kira-kira 36 meter, meninggalkan empat pemain lawan dan menendang bola ke gawang Jordi Masip dengan kaki lemahnya. Kaki kiri.

Continue reading “Mental Petarung Luis Suarez”

We Are the Champions, My Friends … and We’ll Keep on Fighting till the End…

Pasca kemenangan dramatis Atleti atas CA Osasuna melalui gol mantan penyerang Liverpool akhir pekan lalu, sebuah media online memasang titel berita dari pernyataan sang hero saat konferensi pers, Luis Suarez: Saya Tidak Menduga Akan Menderita di Atletico Madrid.

Penyerang asal Uruguay itu, bergabung dengan Atletico dari Barcelona pada musim panas silam, mengatakan kepada wartawan tentang kemenangan yang mengantarkan timnya melakoni satu laga tersisa sebagai ‘final’ perebutan gelar juara La Liga. Bersaing dengan Real Madrid dengan keunggulan margin dua poin.

Continue reading “We Are the Champions, My Friends … and We’ll Keep on Fighting till the End…”

Sekian Lama Tuk Mengerti, Liverpool Jadi Misteri Yang Kian Terselami…

Hubungan antara suporter Liverpool dan tim kesayangannya ibarat seorang pria yang menikahi perempuan pilihannya. Makin hari selalu ada saja misteri baru dari pasangannya. Tidak ada yang konsisten. Yang konsisten adalah perubahan nan awalnya sulit dipahami. Termasuk kekagetan mengenai hasil akhir pertandingan. Dari Istanbul, Barca comeback, dan juga West Brom match pada Minggu malam, 16 Mei 2021.

Kebersamaan pencinta Liverpool dengan arsitek yang ini sudah lebih dari 5 tahun 7 bulan -dihitung dari tanggal ‘ijab kabul’ Jurgen Klopp 8 Oktober 2015. Klopp kadang masih memberi misteri, tapi teka-teki mingguan darinya kian terselami.

Continue reading “Sekian Lama Tuk Mengerti, Liverpool Jadi Misteri Yang Kian Terselami…”

Menang 4-2 di Old Trafford: Liverpool FC Masih Ada

Mengawali pertandingan dengan tingkat lawakan tinggi, akibat main umpan-umpanan pendek Alisson yang untungnya gagal dikonversi Cavani ditambah gol Bruno berbau own goal Nat Phil, tim tamu mengakhiri babak pertama dengan kepala tegak. 1-2. Gol keren chip Diogo Jota hasil asistensi Phillips membalas dosanya dan header dari Firmino di detik-detik akhir jelang turun minum. Menit 45 + 3.

“Roberto Firmino. 15 kali pertandingan tanpa gol di EPL, dan tak pernah mencetak gol melawan Manchester United,” begitu seruan rekam statistik komentator Mola usai gol sundulan Bobby memanfaatkan assist free kick Trent Alexander-Arnold.

Continue reading “Menang 4-2 di Old Trafford: Liverpool FC Masih Ada”

Tumben, Gak Koppig, Klopp?

Liverpool menuntaskan pertandingan terakhir di Bulan Ramadan dengan mengakhiri puasa kemenangan.

So long, rasanya. Kemenangan terakhir ‘The Reds’ diperoleh pada 10 April lewat gol dramatis Trent Arnold di menit akhir untuk mengubah skor 2-1 lawan Aston Villa. Rekor Liverpool selanjutnya, memasuki Bulan Suci: tiga kali seri.
Tanpa gol menjamu Real Madrid. 1-1 di rumah Leeds dan 1-1 juga menjamu Newcastle. Episodenya sama di dua seri terakhir: leading di separuh main dan jebol di menit-menit akhir.

Continue reading “Tumben, Gak Koppig, Klopp?”

Seandainya Suporter Setan Merah Tak Memilih Anarkis…

Tak ada yang menduga, ‘North-West Derby’ di jadwal pekan ke-34 Liga Inggris, Minggu 2 Mei 2021 berakhir antiklimaks. Partai ini berakhir dengan tanpa pertandingan, alias ditunda.

Peristiwa besar itu terjadi tepat di saat media online dan terutama media sosial dari penyelenggara, klub, pemain dan afiliasi Liga Primer melakukan aksi boikot beroperasi 3 hari karena protes pada kekerasan di dunia maya pada pemain, khususnya rasisme.

Continue reading “Seandainya Suporter Setan Merah Tak Memilih Anarkis…”

Gebrakan Alex Bambang Riatmodjo

SEMAKIN ruwet saja dunia sepakbola Indonesia. Dan keruwetan itu semakin bertambah dengan kasus di Stadion Jatidiri, Semarang, Jum’at (19/2) kemarin. Seperti baru saya baca beritanya di Jawa Pos online, usai pertandingan Divisi Utama antara tuan rumah PSIS menjamu Mitra Kutai Kartanegara, seluruh perangkat pertandingan dibawa ke Poltabes Semarang atas perintah Kapolda Jateng Irjen Pol Alex Bambang Riatmodjo.

Setelah wasit Dedy Wahyudi dari Denpasar meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir, belasan aparat berpakaian preman menguntit wasit dan dua asistennya serta pengawas pertandingan ke ruang ganti. Usai berganti pakaian, keempatnya diangkut dengan mobil polisi ke Polwiltabes Semarang untuk menjalani pemeriksaan. Selain wasit Dedy Wahyudi, ikut pula diciduk asisten wasit I Fajar Riyadi (Yogya), asisten wasit II Sutopo (Surabaya), dan Penagwas Pertandngan Khairul Agil.

Continue reading “Gebrakan Alex Bambang Riatmodjo”