Notice: Undefined index: host in /home/jojr5479/public_html/wp-content/plugins/wonderm00ns-simple-facebook-open-graph-tags/public/class-webdados-fb-open-graph-public.php on line 1020

Apresiasi Film ‘Dirty Vote’ Sebagai Pendidikan Politik, Todung: Jangan Baper, Kriminalisasi Hanya Membunuh Demokrasi

Aktivis Antikorupsi Todung Mulya Lubis mengapresiasi peluncuran film ‘Dirty Vote’ yang hari ini dirilis dan memberikan gambaran kepada masyarakat terkait potensi pelanggaran pada Pemilu 2024.

Film ‘Dirty Vote’ berdurasi hampir 2 jam itu menampilkan tiga pakar hukum tata negara yang sangat berintegritas dan punya reputasi baik, yakni Zaenal Arifin Mochtar, Feri Amsari, dan Bivitri Susanti, menjelaskan tentang kecurangan yang sudah terjadi menjelang Pemilu Legislatif dan Pilpres 14 Februari 2024 mendatang.

Continue reading “Apresiasi Film ‘Dirty Vote’ Sebagai Pendidikan Politik, Todung: Jangan Baper, Kriminalisasi Hanya Membunuh Demokrasi”

Night Agent, Konflik Gedung Putih dalam Balutan Kerja Intel Tukang Angkat Telpon

Tontonan berkelas, lika-liku intelijen yang semula terbuang sebagai petugas angkat telepon khusus di malam hari.

Saya baru saja menamatkan serial Netflix, Night Agent. Mengambil setting situasi politik Gedung Putih, dan para petugas intelijennya. Latarnya, Pether Sutherland Junior, seorang petugas angkat telepon intelijen yang tak seharusnya terekspos.

Continue reading “Night Agent, Konflik Gedung Putih dalam Balutan Kerja Intel Tukang Angkat Telpon”

Aku Ingin Pulang, Pulang ke Kamu

Film ‘Pulang’ membawa suasana yang sangat “rumah”

Rumah bukan sekadar tempat dengan alamat. Rumah adalah tempat berpulang, merindu pelukan tanpa syarat apa-apa. Karena pulang memang selayaknya dirayakan.

Itulah ‘closing statement’ dari film ‘Pulang’, berdurasi 1 jam 25 menit Garapan Azhar Kinoi Lubis. Dibintangi Ringgo Agus Rahman, Imelad Therinne, Mark Natama, dan Ziva Magnolya.

Continue reading “Aku Ingin Pulang, Pulang ke Kamu”

‘Kretek Gadis’, Pamungkas Series

Episode terakhir ‘Gadis Kretek’. Membuka semua tabir.

Bagian pamungkas ‘Gadis Kretek’, setidaknya kalau memang tak ada sekuelnya. Menunjukkan banyak hal yang tertutupi. Bahwa Arum merupakan anak Dasiyah, bukan Rukayah. Anak hasil perkawinan dengan Seno sang pengacara, yang kemudian meninggal dunia beberapa bulan setelah pernikahan, saat bertugas menghadapi pemberontak Irian.

Continue reading “‘Kretek Gadis’, Pamungkas Series”

Karena Hidup adalah Misteri

‘Gadis Kretek’ episode dua: Mawar. Naluri perempuan selalu benar.

“Itulah mengapa disebut misteri kehidupan. Karena kita tidak pernah tahu, kapan ia bisa berpihak kepada kita…”

Episode kedua ‘Gadis Kretek’ masih melompat-lompat. Antara pertemuan Lebas dan Arum -yang ternyata bukan anak Dasiyah, tapi Rukayah -adik Dasiyah- di era 2001 dan kehidupan keluarga Idroes Moenir di tahun 1960-an.

Continue reading “Karena Hidup adalah Misteri”

Jeng Yah dan Ketegasan Perempuan

‘Gadis Kretek’ episode satu. Better late than never.

Sudah beberapa kawan bertanya, “Sudah nonton ‘Gadis Kretek’ belum, Jo?” Pun juga melihat spillnya dari medsos kawan. Sayangnya, saat itu saya belum sempat menyaksikan serial orisinal Netflix pertama di Indonesia ini. Masih ada tanggungan series lain yang belum tamat: Season 10 ‘Blacklist’-nya Raymond Reddington.

Continue reading “Jeng Yah dan Ketegasan Perempuan”