Notice: Undefined index: host in /home/jojr5479/public_html/wp-content/plugins/wonderm00ns-simple-facebook-open-graph-tags/public/class-webdados-fb-open-graph-public.php on line 1020

Bandit-Bandit Berkelas: Ketika Loyalitas Menjadi Sebuah Misi

Buku ke-30 karya Tere Liye yang saya baca. Karena itu, ketika membaca Bandit-Bandit Berkelas, saya datang bukan sebagai pembaca yang baru berkenalan dengan gaya bercerita Tere Liye.

Ada semacam ekspektasi: akan ada cerita yang menghibur, karakter-karakter yang kuat, sekaligus pesan moral yang perlahan muncul di antara rangkaian peristiwa.

Continue reading “Bandit-Bandit Berkelas: Ketika Loyalitas Menjadi Sebuah Misi”

Tere Liye: Pulang, Cerita Si Bujang dari Talang sampai Jadi Petualang

Buku ke-29 Tere Liye yang saya baca. Judulnya ‘Pulang’. Cerita Agam, atau Bujang, atau Babi Hutan. Pemuda di pelosok Sumatera yang menjelma jadi jagoan secara fisik sekaligus pemilik dua master dari Amerika.

Serial non fiksi berkelas. Setebal 400 halaman. Tentang kehidupan manusia. Dari berburu di hutan, sampai lebatnya rimba ’shadow economy’ yang menguasai dunia.

Continue reading “Tere Liye: Pulang, Cerita Si Bujang dari Talang sampai Jadi Petualang”

Si Anak Cahaya: Nurmas Pahlawan Desa

Buku ke-28 Tere Liye yang saya baca. Sepertinya buku ‘Pulang Pergi’ lupa diresensi. ‘Si Anak Cahaya’ bersetting tahun 1950-an, dibumbui kisah komunisme mengepung kemiskinan kota. Dihancurkan oleh penduduk dan tentara.

Tokoh utamanya, Nurmas alias Nung binti Yahid. Diawali dari kisah sepasukan tentara dari kota yang masuk desa Nung, mencari pemuda terbaik untuk diseleksi.

Continue reading “Si Anak Cahaya: Nurmas Pahlawan Desa”

Resensi Buku: Aku Aktivis Mahasiswa Kristen, Kisah Septianus Hendra Bertarung di Jalanan Kaltim

Perjalanan tiga hari ke Kalimantan Timur menjadi kian bermakna saat di menit-menit akhir jelang boarding ke Jakarta bertemu Ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Balikpapan 2023-2025 Septianus Hendra. Pemuda asal Tarakan ini menyerahkan bukunya, ‘Aku Aktivis Mahasiswa Kristen, Iman Idealisme dan Perjuangan di Jalanan‘.

Adalah Ketua GMKI Balikpapan saat ini, Roy Tomi Hermawan, yang memperkenalkan Hendra -begitu sapaan akrab pendahulunya sebagai ‘kecab’ alias ketua cabang itu.

Continue reading “Resensi Buku: Aku Aktivis Mahasiswa Kristen, Kisah Septianus Hendra Bertarung di Jalanan Kaltim”

Si Anak Badai: Tekad Empat Sekawan Melawan Penggusuran Kampung

Buku keduapuluh enam Tere Liye yang saya tamatkan. Style ringan dalam 333 halaman.

Dalam suasana film ’Pesta Babi’ sedang viral, buku cetakan tahun 2021 ini menjadi relevan. Settingnya di sebuah kampung nelayan, yang bakal digusur karena pemerintah pusat hendak membangun program strategis berupa pelabuhan -yang sebenarnya tak terlalu dibutukan penduduk kampung.

Continue reading “Si Anak Badai: Tekad Empat Sekawan Melawan Penggusuran Kampung”

Cinta Antara Jakarta dan Kuala Lumpur: Yang Liar dan Romantis dari Tere Liye.

Buku keduapuluh lima Tere Liye yang saya tuntaskan. Cerita cinta, ‘lucu-lucuan’, akhirnya pun dibuat menggantung.

Membelinya di Gramedia Duta Mall, Palangka Raya, membawa buku setebal 296 halaman ini terbang kembali ke Jakarta dan lanjut ke Manado, pulang pergi. ’Cinta Antara Jakarta dan Kuala Lumpur’ ringan, asyik, dan lebih ’liar’. sedikit berbeda dari cerita Tere Liye lainnya.

Continue reading “Cinta Antara Jakarta dan Kuala Lumpur: Yang Liar dan Romantis dari Tere Liye.”

Sendiri dan ‘Lorong Waktu‘

Buku ke-24 Tere Liye yang saya tuntaskan. Berkisah tentang kesendirian seorang lelaki 70 tahun yang shock ditinggal meninggal isteri yang dicintai banyak orang.

Bambang tertegun saat isterinya, Susi, meninggal. Empat anak perempuannya kembali ke rumah dari berbagai penjuru dunia. Keluarga yang sukses, dengan kenangan indah. Dari jatuh bangun gagal berusaha, berakhir sukses sebagai pengusaha teknologi otomatis.

Continue reading “Sendiri dan ‘Lorong Waktu‘”