Buku ke-24 Tere Liye yang saya tuntaskan. Berkisah tentang kesendirian seorang lelaki 70 tahun yang shock ditinggal meninggal isteri yang dicintai banyak orang.
Bambang tertegun saat isterinya, Susi, meninggal. Empat anak perempuannya kembali ke rumah dari berbagai penjuru dunia. Keluarga yang sukses, dengan kenangan indah. Dari jatuh bangun gagal berusaha, berakhir sukses sebagai pengusaha teknologi otomatis.
Continue reading “Sendiri dan ‘Lorong Waktu‘”