Menang 4-2 di Old Trafford: Liverpool FC Masih Ada

Mengawali pertandingan dengan tingkat lawakan tinggi, akibat main umpan-umpanan pendek Alisson yang untungnya gagal dikonversi Cavani ditambah gol Bruno berbau own goal Nat Phil, tim tamu mengakhiri babak pertama dengan kepala tegak. 1-2. Gol keren chip Diogo Jota hasil asistensi Phillips membalas dosanya dan header dari Firmino di detik-detik akhir jelang turun minum. Menit 45 + 3.

“Roberto Firmino. 15 kali pertandingan tanpa gol di EPL, dan tak pernah mencetak gol melawan Manchester United,” begitu seruan rekam statistik komentator Mola usai gol sundulan Bobby memanfaatkan assist free kick Trent Alexander-Arnold.

Continue reading “Menang 4-2 di Old Trafford: Liverpool FC Masih Ada”

Tumben, Gak Koppig, Klopp?

Liverpool menuntaskan pertandingan terakhir di Bulan Ramadan dengan mengakhiri puasa kemenangan.

So long, rasanya. Kemenangan terakhir ‘The Reds’ diperoleh pada 10 April lewat gol dramatis Trent Arnold di menit akhir untuk mengubah skor 2-1 lawan Aston Villa. Rekor Liverpool selanjutnya, memasuki Bulan Suci: tiga kali seri.
Tanpa gol menjamu Real Madrid. 1-1 di rumah Leeds dan 1-1 juga menjamu Newcastle. Episodenya sama di dua seri terakhir: leading di separuh main dan jebol di menit-menit akhir.

Continue reading “Tumben, Gak Koppig, Klopp?”

Seandainya Suporter Setan Merah Tak Memilih Anarkis…

Tak ada yang menduga, ‘North-West Derby’ di jadwal pekan ke-34 Liga Inggris, Minggu 2 Mei 2021 berakhir antiklimaks. Partai ini berakhir dengan tanpa pertandingan, alias ditunda.

Peristiwa besar itu terjadi tepat di saat media online dan terutama media sosial dari penyelenggara, klub, pemain dan afiliasi Liga Primer melakukan aksi boikot beroperasi 3 hari karena protes pada kekerasan di dunia maya pada pemain, khususnya rasisme.

Continue reading “Seandainya Suporter Setan Merah Tak Memilih Anarkis…”

Gebrakan Alex Bambang Riatmodjo

SEMAKIN ruwet saja dunia sepakbola Indonesia. Dan keruwetan itu semakin bertambah dengan kasus di Stadion Jatidiri, Semarang, Jum’at (19/2) kemarin. Seperti baru saya baca beritanya di Jawa Pos online, usai pertandingan Divisi Utama antara tuan rumah PSIS menjamu Mitra Kutai Kartanegara, seluruh perangkat pertandingan dibawa ke Poltabes Semarang atas perintah Kapolda Jateng Irjen Pol Alex Bambang Riatmodjo.

Setelah wasit Dedy Wahyudi dari Denpasar meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir, belasan aparat berpakaian preman menguntit wasit dan dua asistennya serta pengawas pertandingan ke ruang ganti. Usai berganti pakaian, keempatnya diangkut dengan mobil polisi ke Polwiltabes Semarang untuk menjalani pemeriksaan. Selain wasit Dedy Wahyudi, ikut pula diciduk asisten wasit I Fajar Riyadi (Yogya), asisten wasit II Sutopo (Surabaya), dan Penagwas Pertandngan Khairul Agil.

Continue reading “Gebrakan Alex Bambang Riatmodjo”