Wisuda Sarjana Wabah

Hari kelimabelas bersama Covid-19

Segala Puji Syukur pada Tuhan. Rabu, 21 Juli kemarin, pengumuman Tes Usap PCR yang berlangsung pada pagi harinya, disampaikan lebih cepat. Selain hasil tes bisa diambil di outlet pelayanan kesehatan pada keesokan harinya, bu dokternya berjanji bahwa informasi pascates akan disampaikan melalui WhatsApp dan email pada malam hari setelah pengambilan sampel. Continue reading “Wisuda Sarjana Wabah”

Bergerak Kinetis Bersama Bu Elis dari Swiss

Hari ketigabelas bersama Covid-19

Dalam suasana boring, menanti saat kembali diperbolehkan menjalani Tes Usap PCR, lumayan juga hari ini ada kegiatan asyik. Lumayan juga untuk menghibur kesedihan karena pagi tadi gagal ‘melobby’ layanan medis di loaksi isolasi untuk Tes Usap lebih cepat. Aturannya adalah lima hari sejak PCR terakhir. Saya melakukannya pada Jumat, 16 Juli lalu, dengan hasil masih positif dengan CT 29-32.

Continue reading “Bergerak Kinetis Bersama Bu Elis dari Swiss”

Belajar dari Kisah Ahok: Handle Covid Tanpa ‘Panic Attack’

Hari kesembilan bersama Covid-19

Jumat, 16 Juli 2021. Akhirnya, tibalah saatnya menjalani Tes Usap atau PCR di lokasi isolasi ini. Pagi hari menuju lokasi pemeriksaan dokter, saya menyodorkan lubang hidung dan tenggorokan untuk diambil sampel di sana. Janjinya, hasil akan disampaikan lewat Whats App atau email pada malam hari atau bentuk cetakan pada jadwal pemeriksaan kesehatan esok hari.

Continue reading “Belajar dari Kisah Ahok: Handle Covid Tanpa ‘Panic Attack’”

Covid Bukan Aib

Hari ketujuh bersama Covid-19

Sudah jelas bahwa terinfeksi Covid-19 bukan aib. Sama jugalah dengan menjadi ODHA (Orang dengan HIV/AIDS). Tanpa perlu diperinci, banyak orang terkena HIV/AIDS karena memang kebiasaan buruknya menjadi saluran untuk itu. Tapi, ada juga yang terinfeksi HIV karena ‘tidak sengaja’, misalnya tertular dari pasangan, atau sebab-sebab lain.

Continue reading “Covid Bukan Aib”