Legacy YES Membangun Lamongan

Buku ’Jejak Langkah Mencapai Asa Kejayaan’ menggambarkan kerja keras Bupati Lamongan bekerja untuk rakyatnya Yuhronur Effendi. ’Megilan’, istilah khas culture value atau nilai budaya khasnya.

Saya berterima kasih kepada sahabat saya Rosnindar ’Rossi’ Raharjo yang memberikan buku setebal 227 halaman ini langsung dari tokohnya.

”Lamongan memang tidak kaya potensi sumber daya energi, tetapi Lamongan memiliki dua potensi besar anugerah Tuhan. Jika potensi tersebut dikelola dengan baik, akan membuat Lamongan makin ’Megilan’ dan mendunia,” tulis intisari dalam sampul belakang buku berwarna khas Lamongan itu: biru muda.

Tak ditulis, apa yang dimaksud ’dua potensi besar anugerah Tuhan’ itu. Tapi, tak susah mencari jejaknya, dua sektor itu adalah pertanian dan perikanan.

Yuhronur Effendi -kerap dikenal dalam akronim YES, Yuhronur Effendi Sukses- dua kali menjabat Bupati Lamongan. Pada 2020-2024 berpasangan dengan Abdul Rouf, seorang ulama dari garis Nahdlatul Ulama. Saat ini, 2024-2029, YES menjabat bupati periode kedua bersama Dhimam Aksara, wirausahawan muda berusia 31 tahun.

Periode pertama jadi bupati harus bekerja keras menghadapi pandemi Covid-19. Kebijakan tepat menjadi kuncinya: pengobatan massasl digelar, tracing, testing, edukasi kedisiplinan protokol kesehatan, lockdown dan memperketat daerah rawan.

Selama penyekatan dan isolasi, Yuhronur menjamin warganya tidak megalami kekurangan. Kebutuhan sembako masyarakat dicukupi, vitamin dan obat-obatan juga disediakan. ”Kita bantu yang sakit agar segera sembuh dan yang sehat agar tidak sakit,” jelas Yuhronur saat itu.

Sebelas Program Prioritas jadi ’jualan’ utamanya. Yakni Pendidikan Berkualitas dan Gratis bagi Masyarakat Kurang Sejahtera (Perintis), Lamongan Sehat, Young Enterpreneur Success (YES), Jalan Mantap dan Alus Lamongan (Jamula), Lumbung Pangan Lamongan, UMKM, Pemuda dan Olahraga, Gerakan Membangun Pariwisata Ramah dan Terintegrasi (Ramansinta), Yakin Semua Sejahtera (YES), 100 Persen Pelayanan Publik Berkualitas dan Desa Berjaya.

Sebuah prestasi memang harus didokumetasikan. Yuhronur mewujudkan itu dalam bukunya, agar jadi inspirasi baik penerus maupun kepala daerah lainnya. Kalaupun ada yang kurang, buku ini terlalu banyak satu arah, perlu ada semacam ruang testimoni dari warga, birokrat, pelaku usaha, pemain Persela Lamongan, dan lapisan masyarakat lain untuk melegitimasi kisah sukses itu.

Terus berkarya, Pak Bupati YES!

Leave a Reply

Your email address will not be published.