Ke Balikpapan, jangan lupa mampir ke Pasar Inpres Kebun Sayur.
”Belanja cincin ya, mas?” itu kata seorang sahabat asal Kalimantan Timur saat mengomentari kiriman foto pose gembira di depan Pasar Inpres Kebun Sayur alias Bunsay, Balikpapan.
Memang, hampir semua barang Pulau Borneo khas ada di situ. Salah satu sudutnya menawarkan aneka cincin, dari batu akik, dan batu-batu lainnya.
Pasar Inpres Kebun Sayur ada di kawasan Letjen Suprapto, Marga Sari, Balikpapan Baru. Untuk sampai ke sana, kita melewati komplek perkantoran minyak dan gas. Berbagai perusahaan dan anak perusahaan Pertamina ada di sisi lain. Juga perwakilan industri migas lain.

Selain bebatuan sebagai hiburan, Pasar Inpres Kebun Sayur menyediakan baju dan topi adat Dayak, lengkap dengan syal berbahan manik-manik juga aneka kaos berlambang Ibu Kota Negara. Yang juga paling mencolok, oleh-oleh khas Kalimantan: botol obat penyakit kulit yang terbuat dari ramuan hewan.
“Senang sekali di antara padatnya acara bisa main ke Pasar Kebun Sayur. Banyak pilihan dibelanjakan sebagai suvenir, bukti kita sudah ke Balikpapan,” kata Hasan Basri, kawan seperjalanan ke Kalimantan Timur kali ini. Ia memborong beberapa biji magnet penghias kulkas. Ada yang bertuliskan ‘I Love Balikapapan’, ‘Welcome IKN’, ada juga yang bermotif Mandau, senjata tradisional khas Dayak dengan ukiran khas.

Pasar Inpres Kebun Sayur, berdiri sejak tahun 1981, kini menjadi pusat oleh-oleh dan kerajinan khas Kalimantan. Dengan 223 unit kios yang masih beroperasi , pasar ini menawarkan berbagai produk unik khas Kalimantan seperti manik-manik khas Dayak, perhiasan, tas, dan kerajinan tangan lainnya.
Sebuah tulisan di Kontan menyimpulkan, peningkatan kunjungan wisatawan ke Pasar Inpres Kebun Sayur memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perekonomian lokal. Peningkatan transaksi di pasar ini berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat.
Dari aspek sosial, interaksi antara pedagang dan wisatawan membantu memperkenalkan budaya dan tradisi Kalimantan kepada pengunjung. Ini turut memperkuat identitas budaya lokal dan membangun kebanggaan akan kekayaan budaya yang dimiliki.

Tapi, meski Pasar Inpres Kebun Sayur mengalami peningkatan yang signifikan, tetap ada tantangan yang harus dihadapi untuk menjaga dan meningkatkan prestasi ini. Tantangan utama adalah menjaga kualitas produk dan pelayanan agar tetap konsisten sehingga dapat memenuhi ekspektasi pengunjung.
Selain itu, inovasi dalam menghadirkan produk-produk baru yang menarik dan sesuai dengan tren pasar sangat diperlukan. Dengan demikian, Pasar Inpres Kebun Sayur dapat terus menjadi destinasi favorit wisatawan dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian dan budaya setempat.
Jadi, kalau ke Balikpapan, pastikan mampir ke Bunsay!


