Kuliner Khas: Lotek Padang depan Puskud

Lotek, makanan dengan banyak sayur, dikenal sebagai khas Sunda. Tapi di Padang ada branding yang kuat: Lotek depan Puskud.

Suasana Ramadan di Kota Padang marak dengan penjual makanan di sore hari, jelang jam berbuka. Di antara pilihanan makanan, ada yang menarik untuk dibeli: Lotek depan Puskud. Memang bukan di lokasi asli, tapi menarik menikmatinya.

”Ini terkenal sekali, Mas. Banyak pelanggannya, meski memang bukan makanan asli Padang,” kata Ananda Kristo, aktivis Padang yang menemani keliling ibu kota Sumatera Barat itu.

Lotek adalah salah satu makanan khas Sunda yang mudah ditemukan di beberapa daerah di Indonesia. Lotek merupakan versi lain dari karedok yang bahannya mentah. Sepintas lotek ini hampir mirip dengan gado-gado, yakni makanan berupa rebusan sayuran segar yang disiram dressing berupa sambal dicampur bumbu kacang.

Lotek Padang juga berisi rebusan sayur (kangkung, tauge, kol, kacang panjang) dan mie kuning yang diaduk bumbu kacang kental. Berbeda dengan versi Sunda, lotek Padang menonjolkan aroma kencur yang kuat, daun jeruk, asam kesturi/limau, dan wajib disajikan dengan kerupuk merah serta tahu goreng.

Tempat berjualan aslinya di Jl. Jhoni Anwar No.R3, Ulak Karang Utara, Kec. Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat, sesuai brandingnya, depan kantor Puskud, pusat koperasi unit desa yang menghimpun koperasi-koperasi kecil di Sumatera Barat.

Kami membelinya di pusat kota, kawasan Ganting Parak Gadang, tak jauh dari Stasiun Padang atau Stasiun Simpang Haru. Harganya Rp 18 ribu sebungkus, ditambah berbagai gorengan.

Ke Sumbar, belum lengkap nikmati kuliner ini. Jadi, jangan hanya ke Rumah Makan Padang atau Nasi Kapau saja!

Leave a Reply

Your email address will not be published.