Transformasi Kebun Bunga Medan

Medan meninggalkan memori dalam. Stadion Kebun Bunga, tempat latihan legendaris PSMS, menjadi ruang publik yang jadi favorit warga.

Pertama datang ke Medan pada awal 2005, saat jeda menuju dan sepulang liputan dampak tsunami di Banda Aceh. Di antara tempat-tempat yang sempat saya kunjungi 21 tahun silam -sebagian besar menggunakan becak motor- adalah Stadion Teladan, pusat kuliner Kesawan, dan juga Lapangan Kebun Bunga.

Lapangan Kebun Bunga di Kecamatan Medan Petisah, ada di kawasan ’keling’. Seperti kita tahu, Medan merupakan ’melting pot’. Ada warga dari etnis Batak, Melayu, Jawa, Tionghoa, dan juga keturunan Asia Selatan. India, Pakistan dan sekitarnya. Melengkapi kawasan ’Little India’ di Jl. Zainul Arifin di antara Kecamatan Medan Petisah dan Medan Polonia.

”Di antara klub-klub sepak bola Indonesia, dulu, hanya di Kebun Bunga ini, mantan pemain sepak bola punya ruangan dan kantor sendiri,” kata sahabat saya Oji Nasution. Mengenang hilangnya ikon khusus bagi legenda PSMS itu setelah Kebun Bunga berubah wajah.

Di era Wali kota Medan yang kini jadi Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, Stadion Kebun Bunga yang terletak  di Jalan Borobudur,  memiliki penampilan baru usai direvitalisasi oleh Pemko Medan. Namanya pun kini berganti menjadi Urban Community Park Kebun Bunga.

Berbagai fasilitas olahraga ada di tempat tersebut mulai dari lapangan Sepak bola, lapangan tenis, lapangan voli, wall climbing, hingga arena skateboard. Selain itu area jogging track juga terlihat modern ditambah dengan tersedianya beragam fasilitas alat olahraga lainnya.

Wajah baru urban Community Park Kebun Bunga ini menjadi magnet bagi masyarakat untuk berkunjung. Tidak hanya berolahraga, masyarakat yang datang dapat menikmati suasana di tempat tersebut. Tapi, jangan lupakan sejarah yang ada di sana…

Leave a Reply

Your email address will not be published.