Ulun Katuju Bulik ke Banjar

Setelah empat tahun, kembali menginjakkan kaki ke Kalimantan Selatan.

Saya senang kembali ke Banjar. Ulun Katuju Bulik ke Banjar. Kali ini, acaranya di Banjarbaru, ibukota Provinsi Kalimantan Selatan setelah 2022 dipindahkan dari Banjarmasin. Sesuai UU nomor 8 tahun 2022 yang disahkan pada 15 Februari 2022.

”Sebagai sebuah kota besar, Banjarmasin terlalu padat, Banyak wilayah kumuh di sana,” kata Rudy, pengemudi taksi daring yang mengantar kami ke Bandara Syamsudin Noor. Banjarmasin punya penduduk sekitar 680 ribu jiwa, sementara Banjarbaru dihuni 290 ribu orang.

Pemindahan ibukota didorong oleh faktor historis, keterbatasan lahan di banjarmasin, serta upaya pemerataan pembangunan dan dukungan terhadap konsep kawasan ’Banjar Bakula’. Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Barito Kuala, dan Tanah Laut.

Bandara Syamsudin Noor dan Kantor Gubernur ada di Banjarbaru, sementara mal dan hotel besar masih ada di kota bisnisnya, Banjarmasin.

Ini adalah kunjungan kali ketiga ke Kalimantan Selatan, dari tiga tempat kerja yang berbeda, sejak 2019, 2022 dan saat ini 13-14 April 2026.

Kalimantan Selatan, Bumi Lambung Mangkurat, terkenal dengan wisata belanja di sungai, karena Banjarmasin, kota terbesar  di sini dikenal dengan julukan ’kota seribu sungai’.

Kalimantan Selatan juga dikenal sebagai Bumi Antasari, karena ada sosok Pangeran Antasari (1797-1862), pahlawan nasional Indonesia yang memimpin Perang Banjar melawan Belanda.

Selain itu, daerah ini juga kerap menyebut sebagai ’Banua’ kampung halaman mencerminkan ikatan budaya dan emosional masyarakat Banjar terhadap tanah tempat mereka tumbuh.

Salam dari tanah Banua, Kalimantan Selatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.