GMS Puri, 25 Oktober: Jangan Tertidur Secara Rohani

Masih dalam tema ‘akhir zaman‘, Pastor Fuji Harsono hadir dalam lima ibadah di GMS Puri. Ibadah keempat bertema ’Jangan Tertidur Secara Rohani.

Berdasarkan I Tesalonika 5:1-11, Pastor Fuji mengingatkan anak Tuhan untuk selalu ’stay awake’.

”Sebab itu baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar.” (I Tesalonika 5:6)

Fuji mengingatkan, kedatangan Tuhan di waktu yang tidak kita sangka. ”We never know. Kalau mau berubah, sadarlah karena berubah, bukan karena terpaksa. Jangan tunggu hancur sampai sadar akan pentingnya karakter. Jangan nungggu sakit sampai hidup sehat.Ukurannya itu Firman, bukan hidup orang lain,” jelasnya.

Empat pesan penting

Pesan penting dari Pastor Fuji pada sesi ini:

Pertama, jangan hidup dengan rasa aman dan damai yang palsu. Jangan gunakan kesabaran Tuhan untuk menunda pertobatan. Jangan menunggu masuk gua singa dulu untuk meninggalkan kompromi hidup dengan dunia.

”Kita harus spiritually alive. Orang yang kerohaniannya hidup punya ’appetite’ pada Tuhan,” ingatnya. Untuk itu, kita harus peka pada hal-hal yang tak berkenan padaNya, dengan menjaga ’self awareness’.

Pastor Fuji mengingatkan, sesuai I Tesalonika 5:6 tadi, agar kita harus terus berjaga-jaga dan sadar. Terutama karena musuh kita ada tiga,yakni dunia, daging dan setan. Jangan hidup di ekstrem pertama, yakni apa-apa setan. Tapi juga jangan hidup di ekstrem kedua, seolah-olah tak ada peperangan rohani.

Hindari kematian rohani

Fuji melanjutkan, ”Jangan sampai kita mengalami ’spiriitual death’. Bangun kembali kehidupan rohani dengan Tuhan.”

Kedua, hiduplah sebagai anak-anak terang. Anak terang hidup di siang, bukan malam.

Ketiga, hiduplah dalam pengharapan, bukan ketakutan, karena kita harus hidup dalam perspektif kekekalan.

Keempat. Berjaga-jaga berarti tetap setia dalam kehidupan bergereja. I Tesalonika 5:11 menyatakan, ”Karena itu nasihatilah seorang akan yang lain dan saling membangunlah kamu seperti yang memang kamu lakukan.”

Pastor Fuji menggarisbawahi, uang tak bisa jadi tujuan. Uang tak bisa jadi segalanya, uang tak boleh menggantikan Tuhan sebagai pemberi rasa aman.

Leave a Reply

Your email address will not be published.