Notice: Undefined index: host in /home/jojr5479/public_html/wp-content/plugins/wonderm00ns-simple-facebook-open-graph-tags/public/class-webdados-fb-open-graph-public.php on line 1020

The Last Supper Sebelum Paskah 2025: More Than a Story

Film tentang Yesus sudah begitu banyak. Dulu bahkan tiap Paskah diputar di TVRI. Juga Lembaga Pelayanan Mahasiswa Indonesia (LPMI) kerap memutarnya berkeliling tanah air. Kini, hadir ’The Last Supper’ versi 2025.

Kami menonton di Puri Mal XXI. Durasinya 114 menit. Hampir dua jam. Ada beberapa improvisasi yang tak ada di Alkitab. Malah, fokusnya nampak pada kisah Simon Petrus. Buktinya, di kredit title akhir film, nama pemeran Petrus, James Oliver Wheatley, disebut terlebih dulu daripada nama pemeran Yesus, Jamie Ward.

Continue reading “The Last Supper Sebelum Paskah 2025: More Than a Story”

Sutan Dami Men-‘Jajal’ Jakarta

Bertemu adik rohani dari GMKI Surabaya. Berjuang meraih masa depan dan menanamkan mimpinya.

Nama panjangnya Azarya Kairossutan Sacri Pusaka Dami. Biasa disapa Sutan Dami. Berdarah Rote, Nusa Tenggara Timur. Baru menyelesaikan pendidikan S-1 di Teknik Informatika UK Petra Surabaya, ia kini mengincar salah satu dari tiga kampus negeri untuk kuliah magister lewat jalur Beasiswa Afirmasi Lembaga Dana Pengelola Pendidikan (LPDP).

Continue reading “Sutan Dami Men-‘Jajal’ Jakarta”

Kedai Disto, Makan Enak Siapa Bilang Mahal?  

Akhirnya kesampaian juga mengunjungi Kedai Disto milik keluarga mahasiswa Unika Atma Jaya. Dirancang sebagai tempat ngumpul yang strategis, makan ikan patin dan aneka menu bersama komunitas. 

Nama kafenya ‘Kedai Disto’. Tak jauh di dekat Stasiun MRT Cipete, di cipete raya  Jakarta Selatan. Pemiliknya Widodo Desto, punya anak tunggal mahasiswa semester Ilmu Komunikasi Unika Atmajaya: Hilarius Danisworo ’Denis’ Punto Kusumo Desto. Tagline Kedai Disto: Makan Enak, Siapa Bilang Mahal?

Continue reading “Kedai Disto, Makan Enak Siapa Bilang Mahal?  “

Kekalahan Timnas dan Kesedihan STY

Debut Timnas Indonesia di bawah pelaih baru Patrick Kluivert tak berjalan mulus. Dihajar Australia 1-5 di Allianz Stadium, Sydney.

Gagal penalti di menit awal oleh Kevin Diks seperti membuat timnas ’kena mental’. Apalagi selanjutnya Australia bikin dua gol cepat di menit ke-18 oleh penalti Martin Boyle dan menit ke-20 oleh pemain berdarah Srilanka, Nishan Velupillay. Selain itu, Jackson Irvine bikin brace ditambah satu dari Lewis Miller. Gol hiburan datang dari striker naturalisasi anyar Ole Romeny.

Continue reading “Kekalahan Timnas dan Kesedihan STY”