Anekdot Piala Dunia: tak bisa menyamar

Felipe Melo, dituding sebagai biang kegagalan Brasil di Piala Dunia.

Begitu kalah dari Belanda di perempatfinal Piala Dunia Afrika Selatan dengan skor 1-2, para pemain Brasil malu bukan kepalang. Impian merebut gelar juara dunia keenam pupus sudah. Mereka pun mendarat di Rio de Janeiro-Galeão International Airport dengan muka tertunduk dan wajah pucat.

Alhasil, dalam kehidupan sehari-hari, sembari menunggu kompetisi Seri A kembali bergulir di Italia Agustus nanti, Felipo Melo memutuskan untuk melakukan penyamaran agar tidak digebuki oleh masyarakat Brazil yang kecewa. Felipo Melo merupakan gelandang Brasil asal klub Juventus yang dianggap sebagai biang kekalahan karena mendapat kartu merah dalam laga melawan Belanda.

Melo memutuskan menyamar jadi ibu-ibu, namun baru hari pertama penyamaran, dia bertemu dengan seorang nenek di kantor pos.

Nenek-nenek itu bertanya, “Kamu Felipe Melo kan???” Lalu dengan sekejap Felipe Melo pun lari terbirit-birit.

Hari kedua: Felipe Melo menyamar kembali, sekarang menjadi tukang jualan makanan, dan lagi-lagi dia bertemu nenek-nenek itu di pasar. Nenek-nenek itu kemudian bertanya lagi, “Kamu Felipe Melo kan???” Melo pun lari lagi.

Hari ketiga: Felipe Melo dengan penuh percaya diri dia menyamar jadi nenek-nenek juga. Namun, apes, dia bertemu lagi dengan nenek itu di stasiun, dan terjadi percakapan sesama nenek-nenek:

“Kamu Felipe Melo kan???”

Melo (dengan tampang menyerah): “Iyah, gue Felipe Melo, kok bisa tahu ya? Padahal, saya sudah menyamar begitu susah dalam berbagai penampilan. Bagaimana ya kok nenek bisa tahu?”

Nenek-nenek itu berkata kencang: “Jangan takut Melo, gue ini sebenarnya KAKA….”

********************************************************************************************

2 Replies to “Anekdot Piala Dunia: tak bisa menyamar”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *