Paskah mengingatkan umat Kristen bahwa kemenangan atas dosa harus dilanjutkan dengan pengorbanan kepada sesama. Kedaulatan atas diri dan solidaritas kepada sesama ini yang menjadi jalan iman Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI).
Kader-Kader GAMKI harus bisa memberikan diri, membaktikan pikiran, ucapan, dan tindakan untuk kemanusiaan. Hidup untuk berbagi dengan sesama. Saling peduli dan bergotong-royong.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GAMKI Sahat Martin Philip Sinurat menyampaikan pesan itu pada Ibadah Puncak Paskah Nasional dan Dies Natalis ke-64 GAMKI di Kotamobagu, Sulawesi Utara, 27 April 2026.
”Sebagai refleksi atas situasi global saat ini, mari lawan krisis dengan ketangguhan. Biarlah cahaya Paskah dari utara Indonesia ini memancarkan optimisme baru bagi seluruh pemuda Kristen untuk terus melayani dengan integritas dan keberanian,” kata Sahat.

Sahat menyatakan, DPP GAMKI mendukung langkah strategis pemerintah dalam memperkuat keamanan kawasan yang inklusif, guna memastikan stabilitas tetap terjaga di tengah tarikan kepentingan kekuatan besar.
“GAMKI juga mendorong pemerintah untuk melakukan diversifikasi pangan lokal guna mereduksi ketergantungan pada komoditas impor yang rentan terhadap fluktuasi geopolitik global. Bersamaan dengan itu, penguatan ekonomi nasional dilakukan melalui akselerasi hilirisasi industri dan diversifikasi investasi,” lanjut Sahat.
Sahat lalu mengajak pemuda Kristen mengambil inspirasi dari Robert Wolter Monginsidi, pahlawan nasional asal Minahasa yang menjalani keyakinannya memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dengan setia. Juga dari teladan pahlawan nasional asal Sulawesi Utara lainnya, yakni Sam Ratulangi yang mencetuskan prinsip hidup dengan kalimat indah, Sitou Timou Tumou Tou.
“Sitou Timou Tumou Tou, manusia hidup untuk memanusiakan manusia lain. Manusia hidup bukan untuk membunuh sesamanya, tapi untuk memanusiakan satu sama lain,” ujar Sahat.
Sahat melanjutkan, Paskah adalah momentum bagi kita untuk keluar dari zona nyaman. Jika Kristus telah bangkit menghancurkan belenggu maut, maka pemuda Kristen tidak boleh terbelenggu oleh ketakutan akan masa depan.
“Masyarakat dunia saat ini sedang menghadapi persoalan energi dan pangan karena perang di Timur Tengah. GAMKI tidak hanya diam, tapi juga bergerak di beberapa daerah, seperti di NTT, Sulawesi, dan Maluku, kita bekerja sama dengan sejumlah Sinode Gereja untuk mendorong ketahanan pangan. GAMKI juga membangun komitmen kebangsaan dengan OKP-OKP lintas agama agar tidak terjadi perpecahan dan konflik di tengah masyarakat kita yang majemuk,” katanya.
”Selamat Paskah 2026. Selamat Ulang Tahun ke-64 GAMKI. Kristus Bangkit, GAMKI Berdampak, Indonesia Tangguh!” pungkasnya.
Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu dan Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia / Wakil Kepala BP2MI Dzulfikar Ahmad Tawalla menghadiri acara ini.
Wamen Dzulfikar mengutip fenomena ’Akiya’, banyak rumah kosong di Jepang akibat usia populasi yang terus menua serta urbanisasi hingga 90 persen karena tak ada kesibukan bagi pemuda desa.
”Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto – Wapres Gibran Rakabuming terus berusaha menjalankan kebijakan yang berpihak pada rakyat di desa, seperti menaikkan harga gabah serta program Makan Bergizi Gratis,” paparnya.
Adapun Wamen Todotua Pasaribu menyatakan betapa istimewanya GAMKI karena pemerintah sampai mengutus dua Wakil Menteri sekaligus. “Salam hormat dari Bapak Presiden kepada keluarga besar GAMKI yang merayakan acara Paskah Nasional dan Dies Natalis ke-64,” katanya.
Todotua menjelaskan tantangan global yang sedang dihadapi oleh Indonesia dan bagaimana program yang dilakukan oleh pemerintah untuk menghadapi situasi ini.
“Kita terus bekerja keras agar target pertumbuhan ekonomi menuju 8 persen bisa tercapai. Kalau bangsa ini terus bisa menjaga situasi sosial dengan baik, maka iklim untuk investasi kondusif,” jelas Todo.
Todo berharap, kader GAMKI bisa berdiri menjadi pemimpin bangsa di masa depan. “Mari perkuat komitmen melayani, berkarya bagi negara. Bangun Indonesia sejahtera, bersatu, dan berdaya saing di masa penuh tantangan ini,” ucapnya.
Pada Ibadah Puncak Paskah Nasional, Pendeta Christine Raintama Pangulimang mendasarkan Firman Tuhan dari Efesus 2:10.
“Kedahsyatan kuasa kebangkitan Kristus tiada bandingnya. Kuasa kebangkitan Kristus memperbaharui perspektif para murid yang selaras dengan pemahaman kritis GAMKI merumuskan pesan paskah 2026, Kebangkitan Kristus dan Kelahiran GAMKI: Kedaulatan dan Solidaritas di tengah Ketidakpastian Global,” kata Ketua Umum Sinode Gereja Masehi Injili di Bolaang Mongondow (GMIBM) 2016-2021 itu.
Ketua Umum Panitia Rio Dondokambey mengapresiasi kehadiran tokoh nasional di Kotamobagu, ’Tanah Totabuan’ yang berjarak 4 jam perjalanan dari Manado. ”Kami bangga mendapat kepercayaan menggelar kegiatan nasional ini. Sebelum ibadah puncak, telah digelar lomba cerdas cermat serta kompetisi paduan suara yang diikuti ratusan peserta,” kata anggota Komisi XI DPR RI yang juga Bendahara Umum DPP GAMKI itu.
Dipandu duet Nyong dan Noni Sulawesi Utara, Marcelino Josua Lasut serta Bernanda Paparang, Puncak Paskah Nasional dan Dies Natalis ke-64 GAMKI disertai penyerahan penghargaan ‘GAMKI Awards’ untuk GAMKI Berprestasi di lingkup daerah dan cabang.

Parameternya, memiliki kegiatan berkelanjutan yang melakukan pembinaan di wilayahnya, berdampak bagi masyarakat, gereja, dan bangsa, populer di media sosial, serta konsisten pemberitaan pada gamki.or.id.
Untuk Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Berprestasi, Pemenang GAMKI Award 2026 berturut-turut diraih DPD GAMKI Nusa Tenggara Timur, Maluku, Sumatera Utara dan Sulawesi Selatan. Sementara untuk Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Berprestasi, juaranya menjadi milik DPC GAMKI Salatiga, Alor, Medan, dan Cimahi.
Acara ini juga dihadiri Sekretaris Sinode GMBIM Pdt Jemmy Tangkere, M.Th, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulawesi Utara Noldy Salindeho, Wakil Wali Kota Kotamobagu Rendy Virgiawan Mangkat, Ketua Pemuda Katolik Stefanus Asat Gusma, Wakil Ketua Umum Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) Maurits Mantiri, Bendahara Pengurus Nasional Persekutuan Senior (PNPS GMKI) Desye Syul Lumbaa Komailing, serta mantan Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara.
Ibadah Puncak Nasional dan Dies Natalis ke-64 GAMKI makin meriah dengan persembahan Seni Masamper, tradisi bernyanyi berkelompok khas masyarakat Nusa Utara, dari Putra Simfoni Inobonto II. Di akhir acara, tampil salah seorang finalis X Factor Indonesia, Maysha Jhuan, mengajak hadirin memuji dan menyembah Tuhan bersama di panggung.


