Kembali mengajar Komunikasi UAJ setelah 2 bulan break pergantian semester.
Di mata kuliah Etika Komunikasi Korporasi pagi ini, kita posisikan mahasiswa-mahasiswi Unika Atma Jaya sebagai public relations Pertamina. Sesungguhnya, merekalah calon praktisi komunikasi andal di masa depan, ya… 3, 5, atau 7 tahun lagilah.
Kira-kira bagaimana strategi komunikasi memulihkan citra korporasi baik di media mainstream maupun media sosial dalam kasus krisis komunikasi Pertamax-Pertalite ini?

Tugasnya langsung meriung berkelompok. Dipikir, didiskusikan dan langsung dipresentasikan. Ga pakai dibawa pulang, biar ga pakai Chat GPT dan teman-temannya.
Kami sepakat, sepakat heran, kok tak ada permintaan maaf para bos Pertamina ya. Baik dalam RDP di DPR, doorstep, atau mungkin placement di media cetak seperti biasa dilakukan teman-teman Humas PT KAI setiap ada kecelakaan KA.
Atau kami luput ketinggalan berita permohonan maaf pada masyarakat dalam soal lalainya layanan publik ini…



