Insight with William Sabandar: Jadikan Hidupmu Berdampak

Senang sekali bisa ngobrol dan dimentori Wiilliam Sabandar. Tokoh yang sangat energik. Sosok organisatoris dan manajerial banget.

Pak Willy dikenal sebagai Dirut MRT Jakarta pertama, pada 2016-2022. Portofolio sebelumnya sangat ’mewah’. S1 di Unhas, S2 di Aussie, S3 di NZ, Pak Willy dikenal sebagai pakar bidang transportasi, energi, iklim, rekonstruksi bencana, pembangunan berkelanjutan, dan manajemen korporasi.

Memulai karir sebagai ASN di Kementerian Pekerjaan Umum, Pak Willy banyak belajar dari mendiang Prof Kuntoro Mangkusubroto saat terlibat dalam pemulihan pasca tsunami dan gempa bumi, khususnya sebagai Kepala Pemulihan Kepulauan Nias, Badan Rekonstruksi Aceh dan Nias (BRR Aceh-Nias).

Saat Badai Siklon Nargis menerjang Myanmar pada awal Mei 2008 yang menelan lebih dari 138 ribu korban jawa, William Sabandar ditugaskan sebagai Utusan Khusus Sekretaris Jenderal ASEAN sekaligus Kepala Operasi untuk Rekonstruksi Myanmar. Ia berhasil menetapkan mekanisme baru bagi ASEAN untuk terlibat aktif dalam mengatasi krisis yang dihadapi oleh negara-negara anggotanya.

Pernah juga menjabat Asisten Kepala Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4, kini dikenal sebagai KSP), Penasihat Senior Kementerian ESDM dan lain-lain, kini beliau menjadi Chief Operating Officer Indonesian Business Council (IBC) dan Insight with William Sabandar: Jadikan Hidupmu Berdampak

Senang sekali bisa ngobrol dan dimentori Wiilliam Sabandar. Tokoh yang sangat energik. Sosok organisatoris dan manajerial banget.

Pak Willy dikenal sebagai Dirut MRT Jakarta pertama, pada 2016-2022. Portofolio sebelumnya sangat ’mewah’. S1 di Unhas, S2 di Aussie, S3 di NZ, Pak Willy dikenal sebagai pakar bidang transportasi, energi, iklim, rekonstruksi bencana, pembangunan berkelanjutan, dan manajemen korporasi.

Memulai karir sebagai ASN di Kementerian Pekerjaan Umum, Pak Willy banyak belajar dari mendiang Prof Kuntoro Mangkusubroto saat terlibat dalam pemulihan pasca tsunami dan gempa bumi, khususnya sebagai Kepala Pemulihan Kepulauan Nias, Badan Rekonstruksi Aceh dan Nias (BRR Aceh-Nias).

Saat Badai Siklon Nargis menerjang Myanmar pada awal Mei 2008 yang menelan lebih dari 138 ribu korban jawa, William Sabandar ditugaskan sebagai Utusan Khusus Sekretaris Jenderal ASEAN sekaligus Kepala Operasi untuk Rekonstruksi Myanmar. Ia berhasil menetapkan mekanisme baru bagi ASEAN untuk terlibat aktif dalam mengatasi krisis yang dihadapi oleh negara-negara anggotanya.

Pernah juga menjabat Asisten Kepala Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4, kini dikenal sebagai KSP), Penasihat Senior Kementerian ESDM dan lain-lain, kini beliau menjadi Chief Operating Officer Indonesian Business Council (IBC) dan Insight with William Sabandar: Jadikan Hidupmu Berdampak

Senang sekali bisa ngobrol dan dimentori Wiilliam Sabandar. Tokoh yang sangat energik. Sosok organisatoris dan manajerial banget.

Pak Willy dikenal sebagai Dirut MRT Jakarta pertama, pada 2016-2022. Portofolio sebelumnya sangat ’mewah’. S1 di Unhas, S2 di Aussie, S3 di NZ, Pak Willy dikenal sebagai pakar bidang transportasi, energi, iklim, rekonstruksi bencana, pembangunan berkelanjutan, dan manajemen korporasi.

Memulai karir sebagai ASN di Kementerian Pekerjaan Umum, Pak Willy banyak belajar dari mendiang Prof Kuntoro Mangkusubroto saat terlibat dalam pemulihan pasca tsunami dan gempa bumi, khususnya sebagai Kepala Pemulihan Kepulauan Nias, Badan Rekonstruksi Aceh dan Nias (BRR Aceh-Nias).

Saat Badai Siklon Nargis menerjang Myanmar pada awal Mei 2008 yang menelan lebih dari 138 ribu korban jawa, William Sabandar ditugaskan sebagai Utusan Khusus Sekretaris Jenderal ASEAN sekaligus Kepala Operasi untuk Rekonstruksi Myanmar. Ia berhasil menetapkan mekanisme baru bagi ASEAN untuk terlibat aktif dalam mengatasi krisis yang dihadapi oleh negara-negara anggotanya.

Pernah juga menjabat Asisten Kepala Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4, kini dikenal sebagai KSP), Penasihat Senior Kementerian ESDM dan lain-lain, kini beliau menjadi Chief Operating Officer Indonesian Business Council (IBC) dan ) dan Ketua Umum Pengurus Nasional Perkumpulan Senior Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PNPS GMKI).

Pesannya:

Pertama, hidup harus ada tujuannya.

Kedua, capailah tujuan hidup itu dengan integritas: satunya hati, pikiran, dan perbuatan.

Ketiga, buatlah hidup kita berdampak baik lewat semua yang kita kerjakan.

Keempat, selalu berefleksi setiap hari, hari ini harus lebih dari kemarin.

Kelima, kepemimpinan adalah visi yang digerakkan oleh hati nurani, libatkan orang lain, untuk kebermanfaatan kehidupan lebih baik bagi lingkungan kita.

Terima kasih ilmunya, Pak Willy, terus sehat dan jadi berkat!

Leave a Reply

Your email address will not be published.