Kali ini saya berada di salah satu tempat yang mungkin paling terkenal di China…
The Great Wall of China. Tembok besar China. Satu jam perjalanan dari pusat kota Beijing Dan saya baru sadar… ternyata yang besar itu bukan cuma temboknya.
Sejarahnya besar. Ambisinya besar. Perjuangannya besar. dan… kalau jalan kaki naik ke atas sini… napas kita juga mulai terasa besar.
Tembok besar ini mementang 21 ribu kilometer melintasi pegunungan dan berbagai wilayah China, mencakup seluurh rangkaian dinding, parit dan benteng alami dari beragai masa. Pertama kali dibangun di pertengahan abad ke-6.
Sering kali kita melihat sebuah bangsa dari gedung-gedung tingginya. Padahal karakter sebuah bangsa juga bisa terlihat dari apa yang mereka bangun untuk menghadapi tantangan.
China membangun tembok. Kita di indonesia, tentu punya cara sendiri untuk menjaga negeri ini. batas wilayah, laut, pulau-pulau, budaya, sampai persatuan.
Setelah sampai di sini, saya punya satu kesimpulan. Ternyata…
membangun tembok itu mungkin lebih mudah daripada membangun persatuan.
Kalau tembok, batunya ditumpuk.
Kalau persatuan… yang ditumpuk harusnya kepercayaan.
dan itu jauh lebih sulit.”
Video by: @immanuelwmx
Editing by: @jeeringblues
