Notice: Undefined index: host in /home/jojr5479/public_html/wp-content/plugins/wonderm00ns-simple-facebook-open-graph-tags/public/class-webdados-fb-open-graph-public.php on line 1020

Komisi II DPR RI Dorong Bogor Jadi Kota Pertama Selesaikan Rencana Detail Tata Ruang

Komisi II DPR RI mendorong Pemerintah Kota dan Kantor Pertanahan Kota Bogor untuk menjadikan Kota Bogor menjadi daerah pertama di Indonesia yang menyelesaikan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

Pernyataan itu tersampaikan dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI dalam rangka penyelesaian permasalahan penganganan kasus dan konflik pertanahan, pendaftaran tanah sistemis lengkap, pendaftaran tanah ulayat, pendaftaran tanah wakaf dan rumah ibadah serta penyelesaian RDTR pada masa persidangan III Tahun Sidang 2024 – 2025 ke Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, Kamis (22/05/2025).

Continue reading “Komisi II DPR RI Dorong Bogor Jadi Kota Pertama Selesaikan Rencana Detail Tata Ruang”

Kunjungan Kerja Evaluasi DOB Papua Selatan: Prioritaskan Dana Otsus untuk Pendidikan!

Dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua perlu dikonsentrasikan untuk anggaran pendidikan, baik sekolah maupun pendidikan tinggi dengan tujuan memberdayakan generasi masa depan Papua Selatan.

Pemerintah daerah perlu memprioritaskan pembangunan sekolah-sekolah yang memiliki mata rantai jelas antara pembangunan sumber daya manusia untuk memajukan Papua Selatan ke depan.

Continue reading “Kunjungan Kerja Evaluasi DOB Papua Selatan: Prioritaskan Dana Otsus untuk Pendidikan!”

Tentang Kamu, Tentang Sri Ningsih, Tentang Zaman Zulkarnaen, Tentang Memenangkan Kerasnya Kehidupan

Buku ketujuh belas Tere Liye yang saya baca. Bercerita tentang peliknya dunia hukum warisan, deskripsi bisnis rintisan era 1970-an, perjalanan ke berbagai titik di dunia, dengan bumbu kisah pemberontakan komunisme di tanah air.

Cerita berawal dari London, Pulau Bungin di Nusa Tenggara Barat, Surakarta, Jakarta, dan berakhir di Paris. Dibumbui titik-titik perjalanan lain sang tokoh utama.

Continue reading “Tentang Kamu, Tentang Sri Ningsih, Tentang Zaman Zulkarnaen, Tentang Memenangkan Kerasnya Kehidupan”