“Sebenarnya masalahnya tuh bukan tinggal di mananya, sih…
Tapi sama siapa, itu jauh lebih penting…”
(Reuben Wiraatmadja -Reza Rahadian- to Kiara Clarissa -Sheila Dara Aisha saat terdampar berdua di pulau terpencil tak berpenghuni dalam film ‘The Most Beautiful Girl in the World’, Netflix, 2025)
Home Sweet Loan, Mimpi Punya Rumah Budak Korporat
Cukup terharu menyaksikan film ini. Gambaran susahnya orang kota beli rumah.
Home Sweet Loan (HSL) menyajikan potret hidup pekerja kantoran, kerap disebut sebagai ’budak korporat’, yang bekerja keras sepanjang hari tapi sulit menemukan rumah ideal. Film sepanjang 112 menit produksi Visinema Pictures ini diangkat dari novel berjudul sama karya Almira Bastari.
Continue reading “Home Sweet Loan, Mimpi Punya Rumah Budak Korporat”Night Agent Season Dua, Setelah Setahun
Tak ada yang menskenariokan, kecuali semesta. Tulisan ini berjarak persis setahun dari tulisan sebelumnya, saat mengulas ’Night Agent’ sesi satu.
Bintangnya masih sama: Peter Sutherland (Gabriel Basso) dan Rose Larkin (Luciane Buchanan). Karena bertepatan dengan libur panjang cuti bersama Isra Miraj dan Imlek 2025, cukup cepat melahap 10 episodenya. Bahkan, empat episode selesai dalam satu hari.
Continue reading “Night Agent Season Dua, Setelah Setahun”Zona Merah: Oligarki, Angkara, dan Wabah Mayat Hidup
Series Zona Merah di platform vidio.com sangat memukau. Terutama karena banyak aktor ’teater’ keren terlibat di dalamnya.
Awal melihat promo ‘Zona Merah’ di area MRT Bundaran Hotel Indonesia. Poster pemeran utamanya, Lukman Sardi, Aghniny Haque, Andri Mashadi dan kawan-kawan terpajang di sana. Menggugah untuk menontonnya.
Continue reading “Zona Merah: Oligarki, Angkara, dan Wabah Mayat Hidup”Squid Game 2: Antara Duit dan Mati
Pesan moral Squid Game, karakter manusia dinilai dalam dua hal: saat berurusan dengan uang dan kematian.
Ini lanjutan dari kisah Squid Game sesi pertama yang pernah saya tulis di sini. Setelah lebih dari empat tahun, akhirnya sambungannya hadir akhir Desember lalu. Ditunggu, dengan berbagai respon. Ada yang langsung maraton menonton tujuh episode pada season kedua dalam sehari. Saya memilih mendisiplinkan diri: cukup sehari satu episode.
Continue reading “Squid Game 2: Antara Duit dan Mati”Kejaiban Kedua Sel Nomor Tujuh
Ini sekuel kedua film adaptasi cerita dari Korea. Setelah dua tahun berselang, Vino G Bastian dan isterinya Marsha Timothy, Graciella Abigail, Indro Warkop, Tora Sudiro masih jadi pemeran menawan.
September 2022 menulis film pertamanya di sini. Kali ini, 2nd Miracle in Cell No 7 disutradari Herwin Novianto, bukan lagi Hanung Bramantyo. Durasinya 2 jam 27 menit, dua menit lebih panjang dari film pertama.
Continue reading “Kejaiban Kedua Sel Nomor Tujuh”Improvisasi Angga Visinema di Heartbreak Motel
“Di balik dunia Ava yang gemerlap, ada rahasia yang tak ia ungkap. Masa lalu yang menuntut untuk diuraikan, bertaut dengan masa depan yang ia pertaruhkan. Semuanya terekam rapat-rapat di Heartbreak Motel, tempat pelarian Ava.”
Pernah membaca dan menulis tentang buku ‘Heartbreak Motel’, tapi menonton filmnya terasa berbeda.
Continue reading “Improvisasi Angga Visinema di Heartbreak Motel”Dari Minta Naik Gaji Berujung Pertarungan Selamatkan Nyawa
Film ’Carry On’ di Netflix layak jadi hiburan baru dengan ketegangan berbaur drama.
Diluncurkan pada 13 Desember, latarnya memang kesibukan bandara pada Libur Natal. Karena itu, film action thriller ini punya tagline, ”Every holiday seasons, millions travel safely by air. This season will be different.”
Continue reading “Dari Minta Naik Gaji Berujung Pertarungan Selamatkan Nyawa”Women from Rote Island, Sebuah Pencapaian
Bertemu sutradara film yang lagi jadi bahan pembicaraan. Semoga sukses di arena Oscar, sekaligus menyelesaikan akar masalah yang menjadi ide film ini.
Judul aslinya ‘Perempuan Berkelamin Darah’, tapi kemudian lebih dikenal sebagai ‘Women from Rote Island’.
Continue reading “Women from Rote Island, Sebuah Pencapaian”Heartbreak Motel: Karena Dunia adalah Panggung Sandiwara
Salah satu novel Ika Natassa yang memesona. Meski alurnya awalnya tak terlalu ber-‘suspensi’. Tapi, cerita ini mengajarkan makna kehidupan begitu dalam. Dari sudut pandang orang film.
Ika Natassa bukan penulis kaleng-kaleng. Bankir dengan pengalaman berkarir lebih dua dekade ini jatuh cinta pada menulis sejak kecil. Beberapa novelnya sudah diadaptasi ke layar lebar, seperti ’Twivortiare’, ’Critical Eleven’, ‘Antologi Rasa’, ‘Susah Sinyal’, dan terbaru ’The Architecture of Love’.
Continue reading “Heartbreak Motel: Karena Dunia adalah Panggung Sandiwara”