Dijuluki sebagai ’Big Durian’, Jakarta benar-benar kota yang tak pernah tidur. Untuk itu mengimbangi kerja keras, kemacetan dan kepenatan 24 jam tanpa henti, wilayah yang sampai saat ini masih berstatus sebagai ibu kota negara ini punya berbagai cara meng-’entertainment’ mereka yang ada di putaran roda Jakarta. Baik warga maupun tamu, bisa menikmati hiburan sepanjang hari.
Continue reading “Nasi Uduk Kotan Ekspress, Kesayangan Politisi, Pengacara Sampai Selebritas”Unique Selling Point: All You Can Eat Resto Manado Bakudapa Paula, Gambir
Bisnis kuliner Jakarta begitu keras. Begitu banyak pilihan untuk jam makan siang. Apa dong yang bisa jadi diferensiasi produk kalau Anda mau buka warung makan?
Resto Manado Bakudapa Paula punya unique selling point (USP) yang menggiurkan: Anda boleh makan sepuasnya, kalau kurang kenyang, bisa nambah lagi. Tak perlu bayar lagi. Rp 60 ribu, mangan sak wareg’e.
Continue reading “Unique Selling Point: All You Can Eat Resto Manado Bakudapa Paula, Gambir”Sate Hadori Legendary
Pintu Selatan Stasiun Hall Bandung punya tujuan yang tak boleh dilewatkan: Sate Hadori. Ada sate kambing, ayam, dan sapi.
Mampirlah saya ke mari. Lokasi ini semacam menjadi destinasi wajib bagi pengguna KA arah Bandung.
Continue reading “Sate Hadori Legendary”Kuliner Jakarta: Sop Pak Min, Pak Miin, Pak Imin dan Turunan-Turunannya
Chicken soup for the soul. Memang tak salah frasa itu. Makan sop ayam hangat itu melegakan. Membuat badan segar dan hilangkan capek.
Di Jakarta dan sekitarnya, Sop Ayam Klaten Pak Min sangat terkenal. Entah kenapa, beberapa saat terakhir saya melihat branding ini dengan nama mirip-mirip. Ada yang namanya Sop Ayam Pak Miin, Pak Imin, dan lain-lain. Di balik nama itu ada tanda kurung nama lain, (Kelvin, Ragil, dan lain-lain).
Continue reading “Kuliner Jakarta: Sop Pak Min, Pak Miin, Pak Imin dan Turunan-Turunannya”Kuliner Jakarta: Sate Taichan, Cerita Penjual Makan Berderet-deret
Saya kerap tak paham, mengapa orang Indonesia suka tren berjualan berderet-deret. Jual makanan, khususnya.
Di kawasan Jalan Dokter Soetomo, Surabaya, ada berjajar penjual rujak buah. Begitupula pada fenomena di daerah-daerah lain.
Continue reading “Kuliner Jakarta: Sate Taichan, Cerita Penjual Makan Berderet-deret”Kuliner Jakarta: Kenanga Patal Senayan
Kembali tentang kuliner ‘haram’ Jakarta.
Lokasinya di komplek ruko Patal Senayan, Jakarta Pusat. Siang itu, saya makan bersama sahabat.
Continue reading “Kuliner Jakarta: Kenanga Patal Senayan”Kuliner Jakarta: Pallubasa Serigala Kelapa Gading
Jakarta petang menjelang malam. Usai futsal sore, kami aktivis Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta memutuskan mencari makan malam. Ketua AJI Jakarta Afwan Purwanto kangen dengan makanan dari kampung halaman. Ia pun menraktir, sekaligus mengangkut kami dengan Hyundai Stargazer nan elegannya.
Menyusuri tol dari Tebet ke Kelapa Gading, sampailah kami di Pallubasa, Serigala. “Diberi nama Pallubasa Serigala, karena asalnya di Jalan Serigala, Makassar,” kata produser Sapa Indonesia Malam KompasTV ini.
Continue reading “Kuliner Jakarta: Pallubasa Serigala Kelapa Gading”Nasi Goreng Beringharjo, yang Khas dari Belakang Malioboro
Masakan babi warisan Pak Tedjo ini sangat melegenda. Selalu jadi klangenan setiap pulang ke kotamu.
Dua hal yang terkenal dari kuliner di Yogyakarta: enak sekali dan murah sekali. Kali ini, izinkanlah saya berbagi makanan favorit yang tidak halal. Eh, ada yang tidak haram juga sih, di sini.
Continue reading “Nasi Goreng Beringharjo, yang Khas dari Belakang Malioboro”
Meja Nomor Tujuh Ayam Betutu
Banyak opsi untuk menyantap makanan begitu mendarat dari Bandara Ngurah Rai. Kami memilih Ayam Betutu khas Gilimanuk.
Lokasinya tak jauh dari salah satu bandara tersibuk di Indonesia itu. Cukup padat di siang hari. Silakan pilih potongan paha atau dada ayam, disertai kacang tanah goreng serta sayur pelecing. Rasanya pedas, nagih.
Continue reading “Meja Nomor Tujuh Ayam Betutu”Tana Java, Ngopi Favorit di Bandara
Saya kira sudah ngepas waktunya untuk terbang dari Halim ke Bali. Ternyata masih bisa ngopi dulu.
Kafe Tana Java memberi nuansa ngopi nan sangat asyik. Peta persebaran kopi di Pulau Jawa ada sebagai latar. Digambar dengan kapur.
Continue reading “Tana Java, Ngopi Favorit di Bandara”