Notice: Undefined index: host in /home/jojr5479/public_html/wp-content/plugins/wonderm00ns-simple-facebook-open-graph-tags/public/class-webdados-fb-open-graph-public.php on line 1020

Transformasi Kebun Bunga Medan

Medan meninggalkan memori dalam. Stadion Kebun Bunga, tempat latihan legendaris PSMS, menjadi ruang publik yang jadi favorit warga.

Pertama datang ke Medan pada awal 2005, saat jeda menuju dan sepulang liputan dampak tsunami di Banda Aceh. Di antara tempat-tempat yang sempat saya kunjungi 21 tahun silam -sebagian besar menggunakan becak motor- adalah Stadion Teladan, pusat kuliner Kesawan, dan juga Lapangan Kebun Bunga.

Continue reading “Transformasi Kebun Bunga Medan”

Kuliner Medan: Warkop Jurnalis dan Warung Incek Budi Medan

Di Kota Medan, ada tempat ikonik buat nongkrong para pemburu berita. Wartawan media cetak, media online, televisi, fotografer, mantan awak pers sampai aktivis dan mahasiswa ada di sana. Warkop Jurnalis namanya.

Lokasinya di Jalan Agus Salim. Kebetulan pas di pintu samping penginapan saya, Le Polonia Hotel and Convention di Jalan Sudirman. Kawasan Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia.

Continue reading “Kuliner Medan: Warkop Jurnalis dan Warung Incek Budi Medan”

Kuliner Medan: Kilat Kuphi

Senja sudah tamat, hujan mengguyur deras, saat Boeing 737-800 mendarat di Bandar Udara Kualanamu, Deli Serdang. Perjalanan belum selesai, masih ada lanjutan via darat menuju Kabupaten Aceh Tamiang.

Dua pemuda gagah menyambut bandara terbaik di Pulau Sumatera itu. Ketua Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Aceh Tamiang, Imran, dan pendampingnya, Muchsin. Melewati hujan lebat, kami putuskan segera meninggalkan airport berkode KNO.

Continue reading “Kuliner Medan: Kilat Kuphi”

Hambali Baba

Setelah terakhir ke Medan Oktober 2022, kali ini datang ke ‘Negeri Para Ketua’ minus seorang kawan baik yang sudah berpulang lebih dulu.

Hambali Batubara, rekan sesama kontributor Tempo di era awal 2000-an. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Padjajaran ini pulang dari Bandung untuk kembali ke Medan. Bekerja jadi jurnalis sekaligus mendampingi ibunya. Hambali koresponden Tempo di Medan, saya di Surabaya. Saat itu belum ada Whats App Group atau Blackberry Messanger, kami rutin berdiskusi di mailing list, atau kalau personal di Yahoo Messanger. Forum curhat sesama anak daerah yang kerap merasa terpinggirkan dengan kebijakan pusat.

Continue reading “Hambali Baba”