Arsip Berita Jojo: Banda Aceh, 21 Januari 2005

Nasional

Selama Idul Adha, Proses Evakuasi Tertunda
Jum’at, 21 Januari 2005 | 03:50 WIB

evakuasiadhaTEMPO Interaktif, Banda Aceh:Kegiatan evakuasi jenazah dan pembersihan kota Banda Aceh akan tersendat selama tiga hari, terkait tradisi masyarakat Banda Aceh melakukan perayaan Idhul Adha 1425 Hijriyah. 

Pada hari ke-24 pascabencana tsunami, ditemukan 1.438 jenazah, dengan rincian 1.324 jenazah di Banda Aceh dan 114 mayat lainnya di luar Banda Aceh. “Total sampai hari 
ini telah dievakuasi sebanyak 92.751 jenazah,” kata Kepala Staf Operasi Tim Nasional Penanganan Bencana Aceh Budi Atmadi Adiputro, seusai rapat rutin Bakornas di Pendopo Gubernur Banda Aceh, Kamis (20/1).

Continue reading “Arsip Berita Jojo: Banda Aceh, 21 Januari 2005”

Arsip Berita Jojo: Banda Aceh, 16 Januari 2005

Nasional

Adhi Karya Kerahkan Seratus Pekerja Bersihkan Banda Aceh
Minggu, 16 Januari 2005 | 21:05 WIB

adhiTEMPO InteraktifJakarta:Memasuki pekan keempat pasca bencana gempa bumi dan tsunami, sampah-sampah masih menumpuk di jalan-jalan utama kota Banda Aceh. Untuk itu, mulai hari ini, Minggu (16/1), PT Adhi Karya melakukan pekerjaan khusus pembersihan kota.

“Kami merekrut seratus pekerja untuk proyek ini,” kata Zaini, pelaksana proyek Adhi Karya saat dijumpai Tempo di kawasan Simpang Lima Peunayong, Banda Aceh. Dia tengah mengawasi pekerjanya yang berkumpul pada jam istirahat siang.

Continue reading “Arsip Berita Jojo: Banda Aceh, 16 Januari 2005”

Arsip Berita Jojo: Banda Aceh, 12 Januari 2005

Nasional

Sewa Rumah di Banda Aceh Melonjak
Rabu, 12 Januari 2005 | 23:51 WIB

sewarumahTEMPO InteraktifBanda Aceh: Semakin banyaknya pendatang menyerbu Banda Aceh membuat harga sewa rumah melonjak. Menurut Bachtiar, seorang pengusaha konstruksi di kawasan Geuceu Inem, rumah milik pengusaha Fuad Marzuki di kawasan Kampung Teuk disewakan dengan tarif Rp 700 ribu per hari per kamarnya.

Sementara itu, tim Dompet Dhuafa mulai Rabu (12/1) menyewa rumah dengan dua kamar di Geuceu Kayee Jato untuk ditempati 17 relawannya. “Harganya Rp 7 juta per bulan, tidak termasuk pembiayaan telpon dan listrik,” kata M. Rofiq, koordinator tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Republika di Banda Aceh.

Continue reading “Arsip Berita Jojo: Banda Aceh, 12 Januari 2005”

Arsip Berita Jojo: Banda Aceh, 11 Januari 2005

Nasional

Bandara Sabang Diaktifkan sebagai Landasan Alternatif
Selasa, 11 Januari 2005 | 10:37 WIB

sabangTEMPO InteraktifBanda Aceh: Mengantisipasi tingginya frekuensi penerbangan di Lanud Iskandar Muda, Blangbintang, Banda Aceh, Panglima TNI Jendral Endriartono Sutarto memerintahkan agar Bandara Sabang segera disiapkan sebagai alternatif. Panglima meminta bandara di Pulau We itu dimanfaatkan sebagai landasan pengiriman bantuan kepada korban bencana di Aceh.

“Dalam 1-2 hari ini saya minta Bandara Sabang bisa aktif selama 24 jam,” ujarnya Senin (10/1), tengah malam.

Continue reading “Arsip Berita Jojo: Banda Aceh, 11 Januari 2005”

Arsip Berita Jojo: Banda Aceh, 11 Januari 2005

Nasional

Pemerintah Pusat Kirim 500 Relawan yang Digaji ke Aceh
Selasa, 11 Januari 2005 | 10:19 WIB

 relawanTEMPO InteraktifBanda Aceh: Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Alwi Shihab menyatakan, pemerintah akan mengubah pendekatan penggunaan tenaga kerja dalam membangun Aceh. “Tenaga sebanyak 500 orang secara khusus akan dikirim ke Aceh. Mereka sebagai relawan, tapi digaji,” kata Alwi dalam rapat koordinasi harian di ruang pendopo Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam, Senin (10/1) malam.

Kriteria pekerja ini antara lain harus memiliki ketahanan fisik yang kuat. “Mereka akan dikirim khusus dari Jakarta secara bertahap. Untuk tahap pertama sekitar 200 orang segera diberangkatkan,” papar Alwi dalam rapat yang berakhir pukul 22.45 WIB itu.

Continue reading “Arsip Berita Jojo: Banda Aceh, 11 Januari 2005”

Arsip Berita Jojo: Banda Aceh, 11 Januari 2005

Nasional

Kayu Sitaan untuk Bangun Aceh
Selasa, 11 Januari 2005 | 10:14 WIB

kayu3TEMPO InteraktifBanda Aceh:Untuk mengatasi persoalan kelangkaan kayu guna membangun kembali Aceh pasca bencana gempa bumi dan tsunami, Panglima TNI Jendral Endriartono Sutarto berencana menggunakan kayu sitaan yang kini menumpuk di gudang-gudang TNI. Usulan itu disampaikan Sutarto pada rapat koordinasi yang berlangsung pada Senin (10/1) malam di Banda Aceh.

“Saat ini ada banyak kayu sitaan yang status hukumnya berada dalam proses pengadilan. Kami akan pikirkan, apakah mungkin barang bukti itu dibarter misalnya dengan papan, sehingga kayu-kayunya bisa didorong ke Aceh dan berguna bagi orang banyak,” kata Sutarto. Panglima berjanji akan meninjau berbagai upaya celah hukum untuk penyiasatan menukar kayu-kayu itu dengan barang bukti lain.

Continue reading “Arsip Berita Jojo: Banda Aceh, 11 Januari 2005”

Arsip Berita Jojo: Banda Aceh, 10 Januari 2005

Nasional

10 Kru Helikopter Seahawk Selamat
Senin, 10 Januari 2005 | 14:11 WIB

sky3TEMPO Interaktif, Banda Aceh: Sebanyak 10 awak helikopter Seahawk dengan nomor penerbangan 613 yang terjatuh di areal persawahan Lapangan Udara Blang Bintang di Banda Aceh selamat. Mereka sudah dibawa ke pangkalan militer Amerika di kapal induk USS Abraham Lincoln, yang berada di Selat Malaka.

Continue reading “Arsip Berita Jojo: Banda Aceh, 10 Januari 2005”

Arsip Berita Jojo: Banda Aceh, 9 Januari 2005

Nasional

Rumah Sakit Zainoel Abidin Butuh 6 Ambulans
Minggu, 09 Januari 2005 | 16:58 WIB

tempo 3TEMPO Interaktif, Banda Aceh: Persis dua minggu setelah terjadinya bencana gempa bumi dan tsunami yang melanda bumi Nanggroe Aceh Darussalam, RS Zainoel Abidin masih tergenang lumpur. Praktis, sebagian besar ruangan rumah sakit terbesar di Banda Aceh yang terletak di Jl. Tengku Daud Beureuh itu tak dapat difungsikan.

“Kami butuh enam unit mobil ambulans, terutama untuk menjemput pasien yang berada di daerah pelosok,” kata Direktur RS Zainoel Abidin, Dr. Rusmunandar, Sp.JP kepada Tempo yang menemuinya di RS Zainoel Abidin (RSZA), Minggu (9/1) siang. Pria yang telah lima belas tahun bertugas di Aceh itu memaparkan, kebutuhan lain yang mendesak bagi RS yang dipimpinnya antara lain mesin cuci pakaian, alat sedot wc, alat sterilisasi, dan komputer.

Continue reading “Arsip Berita Jojo: Banda Aceh, 9 Januari 2005”

Imagined Persebaya: Bukan Sekadar Sejarah Sepakbola

Persebaya yang dilahirkan 18 Juni 1927 boleh saja (sementara) tiarap, tapi buku ini membuktikan kebesaran perjalanan klub kebanggaan Arek Suroboyo yang fanatisme ‘pemiliknya’ bahkan melebihi hooligan Inggris.  

Buku Imagined Persebaya. Sarat sejarah dan aneka kisah sepak bola.
Buku ‘Imagined Persebaya’. Sarat sejarah dan aneka kisah sepak bola.

Oryza Ardyansyah Wirawan dikaruniai bakat menulis dan memori yang kuat. Selain itu, ia punya kelebihan khusus: menjaga dokumentasi tulisannya agar tak terserak diterbangkan waktu. Maka, lahirlah buku: ‘Imagined Persebaya’ (Persebaya, Bonek, dan Sepakbola Indonesia). Diterbitkan oleh Litera pada 2015, buku 322 halaman membendel 63 tulisan jurnalis yang sehari-hari bekerja di situs Beritajatim.com ini. Dengan kreatif, kumpulan artikel itu dibaginya dalam lima bab bertajuk You Can’t Buy History, Bonek (Bin Chelsea), Rivalitas, Battle of Surabaya, serta Hikayat Sepakbola Indonesia. Di lembar awal masing-masing bab ditandainya dengan lima huruf khusus: B, O, N, E, dan K.

Continue reading “Imagined Persebaya: Bukan Sekadar Sejarah Sepakbola”

Get Lost: Tersesatlah Menuruti Kata Hati

Sebuah mini novel yang memiliki multiguna: filosofi kehidupan, romansa, dan panduan destinasi perjalanan beserta kebudayaan lokalnya.

Get Lost. Kisah seorang lajang dalam perjalanan dan pencarian.
Get Lost. Kisah seorang lajang dalam perjalanan dan pencarian.

Diterbitkan 2013 oleh Bhuana Sastra BIP, fiksi karya Dini Novita Sari ini mengangkat kisah Lana, lajang, pekerja keras di ibukota, dan penyuka perjalanan yang mencari di mana hatinya tertambat.

Sesuai dengan niatnya membuat novel berbasis journey, bab-babnya terbagi menurut lokasi perjalanan. Diawali dari Bali, sebagai oase pelepas kepenatan dari pekerjaan di Jakarta. Di sini tip bepergian murah ditampilkan dengan sederhana: memesan tiket jauh-jauh hari, dijemput kenalan dari dunia maya yang belum pernah bersua sebelumnya, hingga memilih akomodasi dan tujuan wisata yang tak biasa.

Continue reading “Get Lost: Tersesatlah Menuruti Kata Hati”