Menyaksikan Persebaya Berkandang di Balikpapan

Teman baik saya berkata, “Jangankan Persebaya main di luar Jawa, mau main di Baghdad atau Afghanistan, Bonek-Bonek itu pasti berangkat.”

Dan sore kemarin saya membuktikannya.

Di Stadion Batakan, Balikpapan.

Bahwa ‘Bonek’ -sebutan khas pendukung Persebaya- merupakan suporter yang militan. Tim ‘Bajul Ijo’ boleh saja dihukum menjalani partai kandang di luar Surabaya dalam pertandingan yang digariskan tanpa penonton. Tapi, itu sama sekali bukan alasan bagi Bonek untuk tak datang mendampingi sang pahlawan di lapangan hijau.

Stadion Batakan yang dibangun mirip Emirates Stadiumnya Arsenal menggelar pertandingan Persebaya versus Semen Padang tanpa penonton.

Tapi, Bonek dan Bonita tetap datang. Berteriak, bernyanyi, ngechant dan ngedrum dari balik pagar besi.

 

“Rek, rek, aku teko rek,,. Persebaya ndang wis menang’o..

Tendang kene tendang kono..

Ojok kesuwen,, ojok kesuwen…

Ndang lebokno..”

Tak lupa, mereka pun memajang spanduk-spanduk pembakar semangat Ruben Sanadi dan kawan-kawan.

“Di Tanah Rantau Kami Tetap Bernyali. Bonek East Borneo Balikpapan”

“Bonek Prycera Pasuruan. Wani Goyang, Wani Urusan.”

“Away Days. Balikpapan Wani”

“Suroboyo Lamongan. Karena Pelajar Juga Bisa Galau. East Borneo Balikpapan”

“Persebaya Selamanya. Bonek East Borneo.”

Ya. Persebaya Sak Lawase. Salam Satu Nyali: WANI!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *