Ayo Duta Sepak Bola Jatim, Raih Juara di Manila!

SELANGKAH lagi, tim nasional sepak bola Indonesia mengulang sejarah 4 Desember 1991. Dua puluh delapan tahun silam!

Pada tanggal itu, sepak bola Indonesia memiliki momentumnya. Mendapatkan emas kedua dalam sejarah SEA Games, perhelatan olahraga negara se Asia Tenggara, yang belum bisa terulang sampai hari ini.

Empat tahun setelah meraih emas di Senayan, SEA Games Jakarta 1987, timnas Indonesia kembali menembus final SEA Games Manila 1991. Dua adu penalti menjadi kebanggaan kiper Eddy Harto sebagai pahlawan: di semifinal melawan Singapura, dan di babak pamungkas menjungkalkan Thailand. Dua-duanya berakhir dengan adu tos-tosan setelah waktu normal tanpa gol. Continue reading “Ayo Duta Sepak Bola Jatim, Raih Juara di Manila!”

Check In: Oksibil, Ibu Kota Pegunungan Bintang yang Terpencil Tapi Simpan Potensi Tak Kecil

Pagi masih muda. Mumpung Papua belum berkabut, kami sudah bergegas menjejali Cessna 208B Grand Caravan milik maskapai Dimonim Air berkapasitas 12 tempat duduk itu. Dari Bandara Tanah Merah, ibu kota Kabupaten Boven Digoel, menuju Bandara Oksibil, ibu kota Kabupaten Pegunungan Bintang.

Terbang di ketinggian hanya 7 ribu kaki, bermuatan maksimal 1200 kilogram dalam durasi perjalanan tak sampai sejam.

Continue reading “Check In: Oksibil, Ibu Kota Pegunungan Bintang yang Terpencil Tapi Simpan Potensi Tak Kecil”