Tak jauh di seberang Mal Kota Kasablanka, terdapatlah kafe bernuansa Tana Toraja. Semua serba Toraja ada di sini.
Toraja Coffee House (TCH) berada di kawasan Menteng Dalam. Orang menyebutnya daerah Casablanca, seperti nama kota terbesar dan pusat ekonomi di Maroko, terletak di pesisir Atlantik. Sementara di Jakarta Kasablanka sering dimaknai sebagai area ‘Karet Sampai Belakang Kampung Melayu’.

Owner Toraja Coffee House Disyon Bahagia Toba mengatakan, dirinya tertarik akan bisnis kopi karena kopi Toraja memiliki cita rasa yang khas. “Sebagai orang asli Toraja, saya bangga dengan Kopi Toraja yang mendunia,” ungkapnya dalam grand opening Toraja Coffee House di Jakarta, akhir 2017 lalu. Sebuah kafe bergaya modern yang dihiasi ukiran kayu khas Toraja.
Disyon mengungkapkan motivasinya mendirikan TCH, yakni menjadikan Kopi Toraja berkualitas internasional dan mendunia . Ua berkisah, dari tahun 1930, Jepang sudah membuat kebun kopi di Toraja, bahkan sampai sekarang 70 persen hasil panen kopi Toraja terbaik dibawa ke Jepang.

”Seperti kita tahu, Jepang negara yang menghadirkan makanan dan minuman sehari-hari yang terbaik. Jika dia pilih kopi Toraja , maka tidak salah Toraja adalah tempat kopi terbaik di dunia,” jelasnya.
Uniknya, sampai sekarang yang memegang lisensi nama Kopi Toraja tetap negara Jepang, bukan dipegang Indonesia.

”Untuk itu, saya tergerak untuk mengenalkan Kopi Toraja termasuk makanan toraja ke dunia internasional,” tekad pengusaha sukses ini.
Soal kopi, Toraja Coffee House hanya menyediakan khusus kopi Toraja. Kopinya langsung diambil dari petani terbaik di Toraja dan langsung disangrai (roasting) dengan menggunakan alat sendiri dan disajikan langsung untuk para pelanggan. Selain itu, kopinya pun organik serta mempunyai sertifikasi internasional dan tanpa bahan kimia. Bisa dibilang bebas pestisida.

“Kopinya asli dari petani, dan TCH tidak mau bersaing dengan coffee shop lainnya. Karena, TCH sendiri mengajak para kostumer untuk memesan sesuai seleranya masing-masing. Kami juga menggunakan mesin kopi yang terbaik untuk menghasilkan rasa kopi yang konsisten dan selalu stabil,” ungkapnya.
Disyon mengungkapkan bahwa kopi Toraja sendiri memiliki rasa yang berbeda dengan kopi yang lain. “Menurut saya rasanya gurih, asam, dan rasa pahitnya seimbang,” katanya.

Tak hanya kopi Toraja saja, berbagai olahan makanan yang disajikan berasal dari kuliner khas Toraja seperti Ayam Sarre, Pamarrasan, dan spaghetti Cakalang. Selain itu, ada pula Sop Buntut, Mie Godog, Bakso Iga, dan Nasi Goreng Kecombrang Seafood.
Aneka minuman pun tersedia dari Iced White Float, Japanese Drip, Iced Black, Premium Tea, Yakult lychee, dan Blueberry Summer. Malam itu, saya memilih salad dengan sei sapi dan honey lemon tea hangat sebagai minumannya.

Suasana malam itu terasa istimewa dengan pertemuan khusus di ruang VIP. Ada syukuran dan persekutuan dalam doa di sana.
“Senang bisa memilih Toraja Coffe House sebagai tempat untuk merayakan ulang tahun kali ini. Suasana tempatnya asyik, bisa menambah keakraban di antara teman-teman dekat kami dalam persekutuan doa. Selain itu, lokasinya dekat dari akses perkantoran bagi yang saat itu bekerja,” kata Takkas Marpaung, profesional di bidang perbankan yang malam itu memilih TCH sebagai tempat peringatan hari bahagianya.







