Setengah Gelas Isi dari Kunjungan Raja Saudi
JAKARTA – Sebaiknya kita tak meributkan berapa banyak investasi yang disepakati dari kedatangan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz al-Saud selama sembilan hari di Indonesia. Bagaimanapun, kunjungan Raja Salman merupakan sebuah peristiwa bersejarah luar biasa setelah kunjungan terakhir Raja Arab Saudi ke Indonesia kali terakhir terjadi 47 tahun silam.
Continue reading “Setengah Gelas Isi dari Kunjungan Raja Saudi”
La La Land, ‘Urung’ Menang Oscar dan Promosi Gratis Indonesia
Dalam sebuah pengumuman yang konyol, La La Land tak jadi meraih penghargaan ‘Best Picture’ Academy Award 2017. Tapi, scene meng-endorse pariwisata Indonesia tetap tak akan terlupa.
Epik benar pengumuman pemenang tertinggi Academy Awards 2017 di Dolby Theatre, Los Angeles, Amerika Serikat, Senin pagi, 27 Februari 2017 Waktu Indonesia. Sebagaimana dituliskan CNN Indonesia, duo artis senior Warren Beatty dan Faye Dunaway sempat menyebut La La Land sebagai pemenang Best Picture alias Film Terbaik 2017.
Continue reading “La La Land, ‘Urung’ Menang Oscar dan Promosi Gratis Indonesia”
Kikis Hoaks dengan Budaya Kritis
BOGOR – Persoalan kebebasan agama di ruang publik selama ini selalu didekati dari sudut pandang struktural-kekuasaan. Jika terjadi ketegangan dan konflik antar umat beragama yang berkaitan dengan pelaksanaan kebebasan beragama, maka pihak pertama yang disalahkan adalah negara.
Cara pandang yang mengkritisi posisi aparat negara ini ada benarnya, namun peran negara bukanlah satu-satunya yang bisa menyelesaikan konflik keagamaan tersebut. Masih ada pihak lain yang perlu dilihat yaitu peran masyarakat sipil dan juga masyarakat itu sendiri.
Menulis yang Menginspirasi
Citra Bangsa: Kebhinekaan, Keunggulan Indonesia
JAKARTA – Bhinneka Tunggal Ika, keberagaman adalah aset utama bangsa Indonesia. Keberagaman ini antara lain tampak dalam bidang seni, budaya, kuliner, dan sejarah. Di antara kelebihan dan kekurangan terkait persepsi tentang Indonesia, keberagaman atau diversity menjadi kekuatan Indonesia yang layak ditonjolkan di dunia internasional.
Kesimpulan itu terangkum dalam paparan hasil studi dan riset Citra Indonesia oleh Kantor Staf Presiden di Bina Graha, Senin, 13 Februari 2017. Seperti diketahui, Presiden Jokowi dua kali menggelar Rapat Terbatas bertema pembentukan Citra Bangsa Indonesia, pada 27 September 2016 dan 3 Februari 2017 lalu.
Continue reading “Citra Bangsa: Kebhinekaan, Keunggulan Indonesia”
Bersikeras Menuju Sepakbola Lebih Berkelas
Yogyakarta menjadi tempat sepakbola Indonesia lahir pada 19 April 1930. Hampir 87 tahun kemudian, di provinsi ini pula, tendangan pertama kebangkitan sepakbola Indonesia digulirkan oleh presiden ketujuh.
“Walau hujan deras ku kan bersikeras
Panas matahari ku tidak peduli
Super Elang Jawa selalu di hati
Kudukung PSS walau sampai mati
Ayo PSS… Ayo PSS jadi juara
Bawa Sleman ke Super Liga…”
Lagu berjudul ‘Bersikeras’ dinyanyikan penuh semangat oleh ribuan pendukung garis keras PSS Sleman di tribun belakang gawang selatan, dikenal dengan nama Brigata Curva Sud, Stadion Maguwoharjo International Stadium, akhir pekan lalu. Nyanyian itu seolah menggambarkan betapa ada sosok yang bersikeras menjadikan sepakbola Indonesia bangkit, meski awalnya harus berhadapan dengan hujatan dan cibiran.
Continue reading “Bersikeras Menuju Sepakbola Lebih Berkelas”
Memburu Agus Nobar Timnas
Kadang hidup membutuhkan keberuntungan dan kesigapan sekaligus. Saat meliput Sandiaga yang dikerubuti keramaian, tiba-tiba orang dekat Sandi membawa sang narasumber ke depan mereka. Sayang, para jurnalis muda ini langsung shock dan diam seribu Bahasa.
Mereka bersembilan: Yovi Syarifa, Putri Diana, Ajeng Sekar, Mia Chiara, Riani Angle, Yohana Ruth, Chatur Dharma, Bernadin Mario dan Daffa Syahnabil bersatu dalam kelompok ‘Multimedia News’ mengerjakan project Ujian Akhir Semester mata kuliah Produksi TV I Universitas Multimedia Nusantara.
“Gua udah berbisnis sejak TK…”
Penting menghadirkan quote narasumber -baik yang didapat saat ramai-ramai atau one on one- dalam paket agar liputan terasa lebih ‘hidup’.
Andina Kamia, Bunga Dwi, Jefferly Helianthusonfri, Apriana Nurul, Diva Maudy, Bertold Ananda, Robby Arianto, Aldo Lucky dan Farid Hardika bersatu dalam Suara Nusantara ‘Nouveless TV’ mengerjakan project ujian mata kuliah Produksi Televisi Universitas Multimedia Nusantara semester ganjil 2016/2017. Sebagaimana ditugaskan, mereka membuat paket berita selama 30 menit dengan komposisi: hard news, talk show dan berita ringan (‘and finally’ news).
Mengejar Ahok ke Rumah Lembang
Dari tiga segmen membuat program berita untuk Ujian Akhir Semester mata kuliah Feature Media Siar Universitas Multimedia Nusantara, tantangan utamanya ada di segmen pertama: berburu kandidat Pilkada Gubernur. Boleh liputan Pilkada DKI atau Banten, syaratnya, ada visual calon gubernurnya.
Mendapat ‘challenge’ berburu kandidat peserta Pilkada untuk level gubernur, maka kelompok yang terdiri atas Vivi Melyan, Kelvin Layzuardy, Daniel Cahyadi, Gustama Pandu, Abidzar Ghifar, Anandita Getar, Chiedryan Chierdidy, Anders Forbes dan Bilan Clara ini pun sepakat menjadikan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai target utama.

