JAKARTA – Keberadaan Situation Room Kantor Staf Presiden (KSP) harus dioptimalkan agar menggambarkan kebesaran negara kesatuan RI. Oleh karenanya, eksistensi Situation Room akan diperkuat anggaran yang besar. Hal itu terangkum dalam kunjungan Komisi II DPR ke Situation KSP, Selasa, 18 Oktober 2016, yang dipimpin Wakil Ketua Komisi II Lukman Edy.
“Ini wadah meningkatkan koordinasi lintas kementerian lembaga sampai kepada pemerintah daerah, termasuk melihat situasi dan kondisi dari Sabang sampai Merauke, sehingga kemudian ada hal-hal yang memerlukan tindakan oleh Presiden bisa di-support dari input-input situation room,” katanya. Continue reading “DPR: Situation Room Harus Cerminkan Kebesaran Indonesia”









