Masih adakah harapan bagimu? Hal itu dirasakan Daud saat menghadapi kudeta Absalom, anaknya sendiri.
Promises Pendeta Didik Rochadi berbagi inspirasi dari Firman Tuhan, melalui Mazmur 3.
Continue reading “Promises: Dari Tuhan Datang Pertolongan”
"the future belongs to those who believe in the beauty of their dreams, masa depan adalah milik mereka yang percaya kepada keindahan mimpi-mimpinya.."
Masih adakah harapan bagimu? Hal itu dirasakan Daud saat menghadapi kudeta Absalom, anaknya sendiri.
Promises Pendeta Didik Rochadi berbagi inspirasi dari Firman Tuhan, melalui Mazmur 3.
Continue reading “Promises: Dari Tuhan Datang Pertolongan”Kali ini, Renungan Mingguan Promises 26 Oktober dari Pendeta Didik Rochadi menceritakan kisah Rut, perempuan non Israel yang darinya membawa silsilah juru selamat dunia.
Rut merespon dengan baik. Iman timbul dari pendengaran dan pengalaman hidupnya.
Continue reading “Promises 26 Oktober: Perjalanan Rohani, Dari Moab Hingga Juru Selamat Dunia”Renungan Mingguan Promises 19 Oktober dari Pendeta Didik Rochadi berdasar Mazmur 1, tentang rahasia hidup yang berbahagia.
“Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh.“
Continue reading “Promises 19 Oktober: Rahasia Hidup yang Berbahagia”Renungan pekan ini mengingatkan bahwa ada masa segala sesuatu berjalan dengan baik. Saat seperti itu, kita mudah berkata, ”Tuhan sungguh baik.”
Tapi, bagaimana kalau kemudian semua turun dalam kemerosotan? Di manakah kita bisa beroleh tempat perlindungan dan pertolongan?
Continue reading “Promises 12 Oktober: Tuhan Penolong dalam Kesesakan”Dari Renungan Mingguan Promises Pendeta Didik Rochadi kita belajar bahwa ukuran iman bukan soal besarnya, tapi apakah kita memilikinya atau tidak.
Memiliki, bukan sekadar mengetahui tentang iman. Ada perbedaan antara mengetahui dan memiliki iman kepada Allah.
Continue reading “Promises 7 September: Iman Sebesar Biji Sesawi”Renungan Mingguan Pendeta Didik Rochadi mengajak kita untuk terus hidup dalam Rencana, Kehendak, Pimpinan, dan Pernyataan Tuhan
Berdasar Kisah Para Rasul 8:26-40. Tidak semua perubahan berarti Tuhan mengacaukan kehidupan kita. Justru Ia sedang mengajak kita masuk rencanaNya. Seperti kisah Filipus ini.
Continue reading “Dampak Hidup Dalam RKPP Tuhan””Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besardari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa; dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku , Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.” Yohanes 12:12-14
“Expect great things from God, attempt great things for God” adalah kata-kata terkenal dari William Cary, seorang tokoh misi Kristen.
Continue reading “Promises Pekan Keempat Agustus:Kembali renungan awal pekan mengingatkan agar kita tak mengkhawatirkan hidup ini. Kekhawatiran merupakan beban yang paling sering membelenggu kehidupan manusia.
Kepada orang-orang miskin yang mengelilinginya di Galilea, Yesus menekankan agar manusia tidak khawatir. Ia membandingkan dengan mamon. Betapa rapuhnya manusia, yang bisa disesatkan oleh mamon.
Continue reading “Promises Pekan Ketiga Agustus: Jangan Khawatirkan Hidupmu”Ratapan 2:22-23 menjadi dasar Pendeta Didik Rochadi untuk pelajaran awal pekan ini. Kasih setiaNya tetap sama dan baru setiap pagi.
Kita kerap mengawali hari dengan kekhawatiran dan kegagalan hari kemarin. Muncul dua kelompok orang percaya. Yang tetap berada dalam kekelaman dan yang berhasil melewatinya dalam Tuhan.
Continue reading “Promises 10 Agustus 2026: Pengharapan di Tengah Kekelaman””Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”
–Kisah Para Rasul 1:8
Pekerjaan Tuhan tidak mampu dilakukan dengan kemampuan manusiawi kita.
Continue reading “Promises 3 Agustus 2026: Kuasa Menjadi Saksi-Ku”