Dari Renungan Mingguan Promises Pendeta Didik Rochadi kita belajar bahwa ukuran iman bukan soal besarnya, tapi apakah kita memilikinya atau tidak.
Memiliki, bukan sekadar mengetahui tentang iman. Ada perbedaan antara mengetahui dan memiliki iman kepada Allah.
Iman harus berakar pada pribadi Allah, seperti Habakuk 3:17-18
Memiliki iman akan membuat kita bertindak. Tak hanya tinggal dalam pikiran. Gunung akan berpindah jika kita mengekspresikan iman dengan kata-kata.
Iman bukan berarti, “Saya berbicara, Tuhan sanggup.” Tapi tidak berkata apa-apa.
Iman yang kecil dapat menghasilkan perkara yang besar.
Kabel listrik yang menentukan bukan kabelnya, tapi apakah ia benar-benar terhubung dengan sumber listriknya.
Iman tetap berharap ketika keadaan tidak berubah. Kita belajar dari kisah Abraham, Bapa banyak Bangsa.
Selengkapnya di

