Dari kisah ‘Keraguan Menjadi Percaya’ ini kita belajar bahwa kita hidup dalam dunia “seing is believing”
Pola pikir seperti ini akan terbentur dengan iman Kristiani.
Continue reading “Promises: Dari Keraguan Menjadi Percaya”
"the future belongs to those who believe in the beauty of their dreams, masa depan adalah milik mereka yang percaya kepada keindahan mimpi-mimpinya.."
Dari kisah ‘Keraguan Menjadi Percaya’ ini kita belajar bahwa kita hidup dalam dunia “seing is believing”
Pola pikir seperti ini akan terbentur dengan iman Kristiani.
Continue reading “Promises: Dari Keraguan Menjadi Percaya”Dari Renungan Promises Pendeta Didik Rochadi pekan ini, kita belajar bagaimana Yusuf dari Arimatea dan Nikodemus yang berani melaksanakan ujian iman sesungguhnya.
Seringkali menjadi pengikut Yesus terasa mudah saat aman dan nyaman. Ujian iman sesungguhnya terjadi saat berani mempetaruhkan jabatan, menghadapi risiko ditolak dan lain-lain.
Continue reading “Promises Minggu I Mei: Iman yang Berani Bayar Harga”Promises Renungan Mingguan Pak Didik Rochadi awal pekan ini menarik sekali. Dari Yohanes 21:1-14 salah satu mujizat setelah kebangkitanNya.
Pascakematian Yesus, kehidupan para murid kembali ke titik rendah. Mereka kehilangan arah dan tujuan. Petrus dan enam kawannya kembali menjadi penjala ikan.
Continue reading “Adakah Kamu Punya Lauk Pauk?”Renungan Promises Pendeta Didik Rochadi pekan ini: bagaimana pentingnya kesatuan visi, iman, dan hati dalam hidup kita menuju keberhasilan.
Kehidupan ini adalah medan peperangan rohani, meski tidak dalam arti fisik. Musuh kita orang percaya adalah kedagingan dunia, beserta iblis dan roh-roh jahatnya.
Continue reading “Sepakat Mendatangkan Mujizat”Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apapun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga. Matius 18:19-20
Continue reading “Sepakat Mendatangkan Berkat”Edisi Paskah Promises Pendeta Didik Rochadi mengajak kita bangkit dan menyadari kehadiranNya di tengah kesedihan.
Yohanes 20:11-18 menunjukkan kisah Maria Magdalena yang bersedih kala melihat kubur kosong.
Continue reading “Promises: Dari Air Mata Menjadi Sukacita”Yesus telah menyelesaikan misi keselamatan bagi orang berdosa.
Getsemani menjadi tempat pernyataan kesedihanNya. Ia sangat sedih, karena akan dikhianiati salah satu orang pilihannya. Lebih dari semua itu, Ia akan berpisah dengan Bapa, karena menanggung dosa manusia. Ini bukan lambang kelemahan, tapi simbol ketaatan.
Continue reading “Promises: Dari Getsemani Hingga Golgota”Kita hidup di dunia yang tak lagi menggunakan uang sebagai alat tukar. Tapi, uang sebagai alat penilai orang itu. Pakai asesoris apa, tinggal di mana, jabatannya apa, dan lain-lain.
Yang jadi masalah bukan pada uang dan hartanya, tapi ketika uang dan harta mengambil alih posisi Tuhan di hati kita. Yudas Iskariot jadi contohnya. Melayani tetapi hati mencintai uang. Ia dekat dengan perkara-perkara rohani, tapi hati jauh dari Tuhan.
Continue reading “Promises: Waspadai Motif Hati Kita”Yohanes 2:1-11 dari kisah mujizat anggur di Kana.
Dalam hidup ini ada banyak pergumulan yang terlihat banyak orang, tapi menjadi beban dan kekhawatiran luar biasa.
Continue reading “Promises: Syafaat Mendatangkan Berkat”Markus 6:38-42 berkisah tentang pelipatgandaan berkat Tuhan.
Setiap dari kita berharap berkat Tuhan, di semua sektor kehidupan kita. Namun, kita seringkali seperti murid-murid Tuhan Yesus. Tenaga, uang, waktu sangat terbatas. Seperti lima roti dan dua ikan, terasa mustahil untuk memenuhi kebutuhan kita dan orang-orang di sekitar kita.
Continue reading “Promises: Berkat yang Dilipatgandakan”