Dari kisah ‘Keraguan Menjadi Percaya’ ini kita belajar bahwa kita hidup dalam dunia “seing is believing”
Pola pikir seperti ini akan terbentur dengan iman Kristiani.
Kisah tongkat Musa membelah Laut Merah. Juga dalam kisah Thomas Si Peragu yang minta bukti empirik untuk diraba
– keterbatasan panca indera
– kematian Yesus membuatnya trauma untuk mempercayaiNya
Mirip saat doa kita seperti tak dijawabNya
Anugerah dalam perjumpaan dengan Tuhan
Dalam menangani keraguan Thomas, Yesus tak mengusir dan justru mengulurkan tanganNya untuk diraba
Dengan kedaulatanNya ia ingin melepaskan kita dari trauma
Pengakuan Thomas menjadi pengakuan yang kuat.

Skeptisisme yang diselesaikan dengan perjumpaan dengan Tuhan menjadikan iman itu kokoh
Kita tak melihat paku di tanganNya tapi kita bisa mempercayainya
Kita dipanggil untuk percaya pada janji Tuhan meski situasi di depan sangat gelap ..
Kisah film Ben Hur dan penulis novelnya, Lew Wallace, menunjukkan tokoh skeptis yang kemudian mempelajari Alkitab dan kemudian pada percaya pada Yesus
Jangan larut dalam kekecewaan sehingga menjadi skeptis dan apatis. Baca dan teliti Firman Tuhan dengan hati terbuka. Mohon Tuhan menyatakan diri melalui firman dan RohNya. Nikmati kebahagiaan bagi kita yang percaya tanpa melihat.

