Love for Sale, Cinta dalam Pencarian

Ini tentang film, Love for Sale, yang lagi diputar di berbagai bioskop di Indonesia. Tentu saja saya menulis artikel ini bukan karena saya kebagian main beberapa detik di film berdurasi 104 menit produksi Visinema itu, tapi karena karya-karya garapan Andibachtiar Yusuf emang selalu keren.

Saya mengikutinya, sejak The Conductors (2008) Romeo and Juliet (2009) dan Hope (2010). Ada sih film-filmnya yang lain, tapi saya tak nonton secara serius. Misalnya dokumenter The Jak (2007) dan Hari Ini Pasti Menang (2013), yang mengambil inspirasi dari kisah sukses Timnas U-19.

Dan, cita-cita Ucup -panggilan akrab pria penyuka sepakbola ini- untuk membuat film non dokumenter tercapai di ‘Love for Sale’. Dibuat dengan standar tinggi, seperti karya-karya terdahulunya -apalagi kerja bareng dengan Visinemanya Angga Sasongko- ‘Love for Sale’ layak menjadi pilihan tontonan anda pekan ini.

Cerita ‘Bujang Lapuk’ 41 tahun Richard Wijaja diperankan dengan ciamik oleh Gading Marten. Adu akting dengan Della Dartyan dan segala bumbunya membuat film ini kian menarik. Adegan ranjang menjadi penguat, juga ditambah gosip-gosip di luar layar yang turut melambungkan nilai jual film ini, seperti benarkah kedekatan dua pemain utama itu seolah terjadi beneran di luar urusan profesionalitas.

Menampilkan Della juga menjadi kekuatan Ucup, sama seperti ia menemukan Sissy Priscillia dalam ‘Romeo dan Juliet’, setelah tampil tak terlalu menojol di Ada Apa Dengan Cinta.

Love for Sale -yang didukung UC News sebagai salah satu partner medianya- mengemas pesan dan kisah sederhana, dengan balutan pengambilan gambar, kutipan, dan ending cerita jempolan. Baik dari segi alur, narasi, maupun penampilan para aktornya. Bahkan, dalam ulasan sebuah koran nasional, sampai merekomendasikan Gading Marten untuk satu Piala Citra berkat akting super briliannya.

Ini memang bukan film sembarangan ala ‘Dilan 1990’ yang penuh rayuan dan ditonton dengan haha-hihi. ‘Love for Sale’ adalah film yang ‘dalam’. Termasuk bagaimana kita ikhlas ketika kehilangan. Kehilangan seseorang yang meninggalkan kita setelah pencarian begitu lama.

Seperti ditayangkan di http://tz.ucweb.com/3_4oW1p

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *