Semifinal Sarat Gengsi, Tradisi Juara Dunia Dipertaruhkan

Empat gelar Piala Dunia milik Argentina dan satu trofi milik Inggris menjadi bukti bahwa kedua negara memiliki tradisi panjang di panggung terbesar sepak bola.

Kini, mereka kembali bertemu di semifinal dengan misi mengembalikan kejayaan. Argentina ingin mempertahankan statusnya sebagai juara bertahan sekaligus melangkah menuju final kedua secara beruntun, sementara Inggris berupaya mengakhiri penantian panjang sejak menjadi juara dunia pada 1966.

Pertandingan ini mempertemukan dua karakter permainan yang berbeda. Argentina tampil agresif dengan kombinasi kreativitas Lionel Messi, kecerdikan Alexis Mac Allister, dan ketajaman Julian Alvarez serta Lautaro Martínez.

Sebaliknya, Inggris mengandalkan keseimbangan permainan, organisasi bertahan yang rapi, serta efektivitas serangan balik melalui Harry Kane, Jude Bellingham, dan Bukayo Saka. Siapa yang mampu mengendalikan lini tengah kemungkinan besar akan menguasai jalannya pertandingan.

Messi versus Bellingham, Pertarungan Dua Era di Semifinal Piala Dunia

Semifinal Argentina melawan Inggris menghadirkan simbol pergantian generasi sepak bola dunia. Lionel Messi, ikon yang telah mendominasi sepak bola selama hampir dua dekade, akan menghadapi Jude Bellingham, gelandang muda yang digadang-gadang menjadi wajah baru sepak bola Inggris.

Meski sorotan tertuju kepada keduanya, laga ini sejatinya merupakan pertarungan dua tim dengan kualitas kolektif yang luar biasa dan sama-sama memiliki ambisi mengangkat trofi Piala Dunia.

Preview World Cup 2026 SEMIFINAL

Kamis, 16 Juli 2026, 02.00 WIB, ARGENTINA v INGGRIS

Stadion Mercedez Benz, Atlanta

Wasit:  Ismail Elfath (AS)

Pertemuan terakhir: 7 Juni 2002, Pildun 2002, Grup F, Sapporo. Argentina 0-1 Inggris penalti Beckham

ARGENTINA

Rank FIFA:  1

Jalur ke Pildun: Peringkat 1 Conmebol

Pelatih:  Lionel Scaloni (Argentina)

Pemain andalan: Alexis Mac Allister (Liverpool), Lionel Messi (Inter Miami), Julian Alvarez (Atletico Madrid), Emiliano Martínez (Aston Villa), Nicolás Otamendi (Benfica), Giovani Lo Celso (Real Betis), Lautaro Martínez (Internazionale), Lisandro Martínez (Manchester United), Cristian Romero (Tottenham), Enzo Fernández (Chelsea)

Perjalanan Piala Dunia 2026:

Juara Grup J, 3 kali menang

Grup J, v Aljazair 3-0 (Messi 3)

Grup J, v Austria 2-0 (Messi 2)

Grup J, v Yordania 3-1 (Messi, Giovani Lo Celso, Lautaro Martínez)

Fase 32 besar, menang 3-2 v Cape Verde (Messi, Lisandro Martínez, og Diney Borges)

Fase 16 besar, menang 3-2 v Mesir (Messi, Cris Romero, Enzo)

Perempatfinal, menang 3-1 v Swiss (Mac Allister, Alvarez, Lautaro Martínez)

INGGRIS

Rank FIFA: 4

Jalur ke Pildun: Juara Grup K UEFA di atas Albania, Serbia

Pelatih:  Thomas Tuchel (Jerman)

Pemain andalan:  Harry Kane (Bayern Munich), Declan Rice (Arsenal), Bukayo Saka (Arsenal), John Stones (Manchester City), Elliot Anderson (Nottingham Forest), Jude Bellingham (Real Madrid), Marcus Rashford (Barcelona)

Perjalanan Piala Dunia 2026:

Juara Grup L, 2 kali menang, 1 imbang

Grup L menang 4-2 v Kroasia (Kane 2, Bellingham, Rashford)

Grup L, imbang 0-0 v Ghana

Grup L, menang 2-0 v Panama (Kane, Bellingham)

Fase 32 besar, menang 2-1 v DR Congo (Kane 2)

Fase 32 besar, menang 3-2 v Mexico (Bellingham 2, Kane)

Perempatfinal, menang 2-1 v Norwegia (Bellingham 2)

Leave a Reply

Your email address will not be published.