Eksistensi Bale Bengong bersama Luh De Suriyani dan Anton Muhajir

Mumpung di Bali, sempatkan bertemu pasangan jurnalis cum aktivis, Anton Muhajir dan Luh De Suriyani. Di sebuah kafe yang sangat teduh di Denpasar Timur, namanya Neduh Coffee.

Sudah hampir 20 tahun ini, Anton dan Luh De membangun Bale Bengong, sebuah situs jurnalisme warga, tempat warga Bali dan siapa saja bebas menulis secara egaliter, layaknya duduk dan berdiskusi apapun di Bale Bengong.

Pertanyaan kuncinya, setelah dua dekade, bagaimana sih tantangan jurnalisme warga di era digital ini?

Selain itu, kami juga berbincang terkait apa masalah utama di Pulau Dewata saat ini? Di tengah makin tingginya angka kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali, yang uniknya diiringi pola baru: tak hanya plesir dalam hitungan hari atau minggu, tapi juga tinggal lama dan berinvestasi di Bali.

Poinnya, menurut Luh De, ada tiga.

Pertama, Kesenjangan antara turis dan warga lokal yang kian dalam. Kedua, persoalan alih fungsi lahan.
Ketiga, masalah ekologi, termasuk abrasi, sampah dan pencemaran.

Semangat terus BaleBengong, menumbuhkan literasi warga untuk menulis, dan bersikap kritis pada persoalan sosial di sekitar!

Video by: Ory Heingudeta
Editing by: Fabrianus Eka

https://youtu.be/oGOuvwUynC8

Leave a Reply

Your email address will not be published.