Notice: Undefined index: host in /home/jojr5479/public_html/wp-content/plugins/wonderm00ns-simple-facebook-open-graph-tags/public/class-webdados-fb-open-graph-public.php on line 1020
Saya biasa membawa buku dalam perjalanan saya sehari-hari. Kadang dibaca di sela-sela menumpang Kereta Rel Listrik, saat menunggu rapat belum mulai, atau ketika menunggu kedatangan teman dalam sebuah appointment.
Konsepnya menjelajah kota dalam satu hari. Bogor jadi tujuan dengan pusat shot cukup beragam, dari Tugu Kujang, Nasi Uduk Bansus, sampai Lapangan Sempur.
Aleksandra Ekhe, Dimas Rangga, Mardinal Afif, Reza Pahlavi, Rizky Bagus, dan Tesalonika Dara menggarap serius proyek yang diproyeksikan tayang setengah jam dengan waktu take dari pukul 8 pagi hingga 10 malam.
Tayangan berburu kuliner murah meriah gabungan antara spot Tangerang maupun Semarang. Mari kita review bersama.
Albert Christian bersama Fransisca Dhita dan Bilan Clara memandu program ‘Jajan Terus’ di Nusantara TV bersama kawan-kawan mereka lainnya: Farah Meilinda, Kevin Sutanto, Deddy Darmanto, dan Rekha Oktariyana. Tugas akhir mata kuliah Production Televisi Universitas Multimedia Nusantara 2017/2018 ini mengambil spot gabungan, antara yang tak jauh-jauh dan perjalanan ke Semarang.
Mengeksplorasi Jakarta dengan bumbu beberapa drama. Sayang kok tak ada segmentasinya?
Andreas Fan Cristian, Prisca Ananda, Vivi Shilvia, Reynaldo Casenda, Reza Saraswati, Daniel Glen, Mahesa Karunia, Rahmi Utami, dan Glen William bersembilan mengerjakan tugas akhir mata kuliah Produksi Televisi Universitas Multimedia Nusantara tahun ajar 2017/2018.
Beberapa lokasi ditunjukkan dalam program ‘Balik Kampung’. Ada Pangkal Pinang, Jakarta, Malaysia, sampai Arab Saudi. Jadi terkesan kurang fokus.
Yulita Tirtokentjono, Vanni Rahmi, Denisa Eka, Bagas Indra Banyu Perwita dan Khenny Gracia mengerjakan tugas akhir mata kuliah ‘TV Program Production’ Universitas Multimedia Nusantara 2017/2018 dengan penuh semangat. Beberapa spot ditampilkan baik dari dalam negeri –Bangka dan Jakarta- maupun gambar-gambar sekilas di mancanegara.
Kadang kita dihadapkan pada pilihan informasi yang begitu berlimpah. Mari belajar fokus, memilah dan memilih. Perlu banyak gambar detail.
Tim berdelapan dari mahasiswa kelas TV Production Universitas Multimedia Nusantara menampilkan petualangan kuliner ke Tangerang dan Bogor. Aras Jatiatmaja, Julius Maringan, Lia Hutasoit, Fadhiil Djajasasmita, Tobias Edison, Yashinta Mulya, Eveline Marieta dan Dara Elisabeth mengetengahkan dua kota, masing-masing Podeng Kelapa Muda, Tutut, dan Laksa dari Tangerang, sementara di Bogor ada martabak, sate babi, dan bir kotjok. Continue reading “Hidden Gem: Fokuslah, di antara Jutaan Pilihan Informasi”
Sepasang host menjelajah tempat wisata dan kuliner di Jakarta. Ide menarik dengan berbagai ‘bumbu’ penyegar.
Tak perlu jauh-jauh, kelompok ini mengeksplorasi Jakarta Pusat sebagai lokasi pengerjaan tugas akhir mata kuliah TV Production Universitas Multimedia Nusantara. Diana Valencia dan Jeremiah Harvest bersama dengan Umair Rizaludin, Natasya Delasari, serta Jefri Rolando membuat tiga segmen dalam program santai ‘Lost in Jakarta’ di Taman Menteng, Gado-Gado Bonbin, Es Krim Ragusa, serta Sop Durian Pecenongan.
Video karya mahasiswa mata kuliah TV Production Universitas Multimedia Nusantara ini mengambil lokasi outdoor, mengisahkan seseorang dengan passion kuat di bidangnya, serta memiliki kepedulian sosial tinggi pula.
Mengambil nama program ‘Harian Naldo’, sang host Greenaldo Karol bahu membahu dengan Michael Josua, Rizki Pahlevi, Azmy Gilang, dan Franny Fransisca memilih untuk menampilkan secara personal Ryan Sucipto. Ryan, seorang mahasiswa yang dikenalnya dari Instagram, diangkat karena memiliki keahlian khusus namun juga kepedulian sosial tinggi.
Tim Produksi TV UMN ini mengeksplorasi Bandung dan Lembang untuk menyuguhkan kisah perjalanan liburan akhir tahun. Apa kelebihan dan kekurangan tayangan mereka?
Pada Ujian Akhir Semester Mata Kuliah TV Production Universitas Multimedia Nusantara 2017/2018, Yenny Oktavia , Devina Yusan, Yuliana, Vivi Hartini, dan Immanuela Harlita memilih nama program ‘Ciwiks Day’ Para perempuan gaul ini memilih ‘girls day out’ mereka dengan jalan-jalan ke Kota Bandung dan Kabupaten Bandung Barat, untuk mengeksplorasi daerah-daerah wisata yang tak ekstrem.
Akhirnya, Presiden Jokowi ke Rote juga. Catatan sejarah itu terjadi pada Senin dan Selasa, 8-9 Januari 2017. Bukan hanya kali pertama menjejakkan kaki di ujung selatan Indonesia itu, tapi Joko Widodo pun menjadi presiden Indonesia yang pertama menginjakkan kaki di pulau yang berjarak hanya 1.966 kilometer dari Australia Barat ini.