Notice: Undefined index: host in /home/jojr5479/public_html/wp-content/plugins/wonderm00ns-simple-facebook-open-graph-tags/public/class-webdados-fb-open-graph-public.php on line 1020

Value Janji Bahar, Karena Kita Semua adalah Musafir

Lagi, buku menarik dari Tere Liye. Judulnya ’Janji’, tebalnya 486 halaman.

Tokoh dalam buku ini sebenarnya bernama Bahar. Atau Bahar Safar. Safar berarti musafir, seorang peziarah hidup, menempuh perjalanan begitu penjang. Dikisahkan melalui perjalanan Hasan, Baso, dan Kaharudin, Tiga Sekawan anak nakal yang ditugaskan mencari Bahar oleh guru sekolah agamanya: Buya.

Continue reading “Value Janji Bahar, Karena Kita Semua adalah Musafir”

Laut Bercerita, Menghidupkan Tragedi Orang Hilang

Leila Salikha Chudori menceritakan kisah para aktivis yang hilang dengan sangat menyentuh. Serasa berada pada perspektif korban, kekasih, dan keluarganya.

Kisah belasan orang yang hilang di akhir masa Orde Baru akan terus jadi teka-teki negeri. Saya pernah menulis filmnya di sini, tentang perjuangan mencari kebenaran sekaligus merekonstruksi aktivisme Herman Hendrawan dan Petrus Bima Anugerah.

Continue reading “Laut Bercerita, Menghidupkan Tragedi Orang Hilang”

Buku Dubes Mas IAS: Paus Fransiskus, Pope for The People

Bertemu kembali dengan mas Trias Kuncahyono. Duta Besar Indonesia untuk Vatikan. Eks Wakil Pemimpin Redaksi Kompas ini mendahahului datang ke tanah air, sebelum kesibukan kunjungan apostolik Paus Fransiskus pekan depan.

Kedatangan lebih awal juga sekalian meluncurkan buku ’Francis: Pope for The People’. Lengkap sekali yang datang di Art Gallery Bentara Budaya, Kamis, 29 Agustus 2024. Dari para romo, jurnalis senior, seniman, anggota DPR RI, aktivis, dan lain-lain.

Continue reading “Buku Dubes Mas IAS: Paus Fransiskus, Pope for The People”

Naik Kelas Thomas di Bedebah di Ujung Tanduk

Masih tentang petualangan Thomas dan kawan-kawan dari Tere Liye.

Kali ini, kisahnya bergerak ke level internasional. Tak hanya pertarungan ‘Mister T’ dalam penyelamatan skandal ekonomi maupun pertarungan politik. ’Bedebah di Ujung Tanduk’ menekankan perjuangan melawan sindikasi ’shadow economy’. Dari Indonesia, Jepang, China, Nepal, Bhutan, dan lain-lain.

Continue reading “Naik Kelas Thomas di Bedebah di Ujung Tanduk”

Negeri di Ujung Tanduk, Tabrak-Tubruk Lawan Mafia Hukum

Kembali menamatkan baca buku Tere Liye. Kali ini menghabiskan dalam perjalanan ke Yogyakarta.

Setelah ’Negeri Para Bedebah’, terbitlah ’Negeri di Ujung Tanduk’. Tak sengaja saya meminjamnya di Perpustakaan Kementerian Komunikasi dan Informatika sebagai urutan dari seri sebelumnya. Kadang tak bisa tahu kan, mana yang jadi urut-urutan. Ada pula buku lain berjudul yang sentimen judulnya hampir sama: ‘Bedebah di Ujung Tanduk’, dan ’Tanah Para Bandit’.

Continue reading “Negeri di Ujung Tanduk, Tabrak-Tubruk Lawan Mafia Hukum”

Nempari: Kisah ‘Pelan-Pelan Curhat’ tentang Melbourne ala Pir Owners

Membayangkan pendidikan di Australia dari buku ini terasa begitu nyata.

Menuntaskan buku setebal 212 karya sahabat lawas Pir Owners serasa melambungkan kita berada di benua kanguru. Tanah yang disebutnya sebagai ‘Nempari’, negeri empat musim dalam sehari, karena cepatnya perubahan musim di sana.

Continue reading “Nempari: Kisah ‘Pelan-Pelan Curhat’ tentang Melbourne ala Pir Owners”

Amazing Dubai Utari Giri

Menemukan buku ini di antara deretan buku murah di lapak koran. Mengingatkan setahun lalu singgah sejenak di Dubai.

Utari Giri, perempuan penulis buku ini menceritakan pengalaman di Dubai dengan aduhai. Bagaimana ia yang selama ini tinggal di Jawa Timur dan Bali mengikuti suaminya, pekerja kontraktor lulusan teknik sipil ITS, ke Emirat. Awalnya, karena suaminya berhadapan dengan dilema kejujuran dalam pekerjaan di tanah air.

Continue reading “Amazing Dubai Utari Giri”