Pernyataan Tony Abbott adalah blunder politik yang susah dicari bagaimana formula pemaafnya.
Di suatu Minggu siang, awal 2007. Di sela-sela lima pekan tugas kerja di Queensland, seorang kawan mengajak main ke Brisbane. Di komplek perumahan nan asri –di Australia bentuk rumah satu dengan lainnya nyaris serupa- kami berkunjung ke rumah keluarga asal Indonesia. Mereka hijrah ke Aussie usai Kerusuhan Mei 1998 meletus. Dan, tak sampai sepuluh tahun kemudian, paspor pun berganti lambang.
Continue reading “Australia dan Aceh, yang Sama-Sama Istimewa”

