Hari ke-27 di Hawaii: A hui kaua, Sampai Jumpa Lagi, Maui!

Bersiap kembali ke Indonesia. Di sanalah tantangan sebenarnya menanti.

Sampai jumpa lagi, Hawaii. Semoga bisa ke mari lagi bersama keluarga.
Sampai jumpa lagi, Hawaii. Semoga bisa ke mari lagi bersama keluarga.

Orang Hawaii punya cara sendiri untuk mengucapkan selamat berpisah. “Kami tak memakai kata goodbye atau selamat tinggal, tapi A hui kaua, until we meet again,” kaat Emoto, kakek tua asli Pulau Maui, yang dalam pelatihan banyak membantu di bidang teknologi informasi.

Ketika di laman ini saya menulis posting terakhir dari Portland, Oregon dua tahun silam, sama sekali tak ada mimpi bisa kembali menjejak bagian dari negeri Abang Sam. Salah satu alinea dari posting 25 Maret 2012 itu berisi:

Continue reading “Hari ke-27 di Hawaii: A hui kaua, Sampai Jumpa Lagi, Maui!”

Hari ke-26 di Hawaii: Kisah Pemimpin yang Memampukan Anak Buahnya

Sudah pernah nonton film ‘Man of Honor’? Banyak kisah menarik dipetik di situ.

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=Sg412YGkv7I]

Kalau belum sempat menyaksikan film yang diputar di bioskop tahun 2000 itu, bisalah nonton cuplikannya di trailer ini. Film garapan sutradara George Tilman Jr. ini terinspirasi dari kisah nyata Carl Brashear, tentara Afro-Amerika pertama yang menjadi penyelam utama dalam sejarah Angkatan Laut Amerika.

Continue reading “Hari ke-26 di Hawaii: Kisah Pemimpin yang Memampukan Anak Buahnya”

Hari ke-25 di Hawaii: Ketika Tenaga Manusia Kian Langka

Orang-orang dari negeri maju sering geleng-geleng kepala, mengapa di Indonesia sebuah pekerjaan sederhana harus dilakukan oleh lebih dari satu orang?

Sewa DVD swadaya.  Mengurangi tenaga kerja bergaji tinggi.
Sewa DVD swadaya. Mengurangi tenaga kerja bergaji tinggi.

Saya pernah membonceng motor seorang kolega dari Australia. Lokasi pertemuan kami ada di sebuah hotel di kawasan Ambassador, Jakarta Selatan. Saat keluar dari hotel –as always, motor selalu dianaktirikan soal tempat parkir- kawan ini heran. “Masak untuk urusan parkir saja butuh orang sebanyak itu?” tanyanya. Maklum, untuk keluar dari parkiran, setidaknya ada 3 petugas yang kami temui. Bagian pembayaran tiket, pengecekan STNK dan satu orang lagi, atau dua ya?, pria yang bertugas mengarahkan motor menuju lorong-lorong selanjutnya. Betapa tidak efektifnya! (Setidaknya menurut kawan tadi).

Continue reading “Hari ke-25 di Hawaii: Ketika Tenaga Manusia Kian Langka”

Hari ke-24 di Hawaii: Transportasi yang Memanusiakan Manusia

Salah satu ciri negara maju: memberikan layanan angkutan memadai bagi warganya.

Bus Hawaii sahabat difabel. Pintunya harus bisa dibuka miring sebagai jalan kursi roda.
Bus Hawaii sahabat difabel. Pintunya harus bisa dibuka miring sebagai jalan kursi roda.

Beberapa kali ke mancanegara, beruntung sempat memanfaatkan fasilitas layanan transportasi publik di setiap kawasan. Sempat mengecap bus dan MRT Singapura, Bus Conexxion serta kereta api di Belanda Utara, trem di Amsterdam, kereta gratisan Utah rail service di Salt Lake City, juga Metro atau subway alias kereta bawah tanah di Amsterdam, Paris, Washington DC memberikan pemaknaan tersendiri. Betapa negara berupaya semaksimal mungkin memanusiakan warganya melalui sarana angkutan yang nyaman.

Minggu kemarin, hari libur terakhir di Hawaii sebelum lusa bertolak ke Indonesia, saya manfaatkan dengan berkeliling Pulau Maui. Namanya pulau kecil, di sini tak ada kereta api. Yang ada bus, dioperasikan oleh operator pemerintah bernama Roberts Hawaii.

Continue reading “Hari ke-24 di Hawaii: Transportasi yang Memanusiakan Manusia”

Hari ke-23 di Hawaii: Hidup Sehat, Rokok, dan Game Over

Negara maju punya banyak cara untuk mengajak warganya hidup sehat.

Iklan layanan mencegah perokok pemula. Ditempatkan di mall.
Iklan layanan mencegah perokok pemula. Ditempatkan di mall.

Amerika Serikat paham betul akan masa depan generasi mudanya. Termasuk dalam soal penanggulangan rokok. Aturan soal larangan merokok di tempat umum amat ketat. Juga hukum bahwa anak di bawah 18 tahun tak boleh membeli rokok, bukanlah regulasi basa-basi. Dan, mereka paham betul, salah satu cara mengerem jumlah perokok –terutama di kalangan anak muda- yakni dengan menekankan sisi pencegahan. Untuk kalangan funky, harus pula dibuat iklan yang gaul.

‘Silent Killer. You Smoke, You Die. Game Over’. Keren sekali iklan layanan masyarakat yang dipajang di dekat toilet Queen Ka’ahumanu, sebuah pusat perbelanjaan di kota Kahului, Pulau Maui. Start Living Healthy HI, komunitas hidup sehat di Hawaii, menjadi kelompok yang bertanggungjawab dalam pemasangan pariwara sosial itu.

Continue reading “Hari ke-23 di Hawaii: Hidup Sehat, Rokok, dan Game Over”

Hari ke-22 di Hawaii: Beleid Sah Pernikahan Sesama

Mau tahu ada berita apa lagi di Amerika? Pernikahan gay semakin luas dilegalkan. Jangan bayangkan mempelainya selalu muda usia.

Berita pengesahan pernikahan sesama di Arizona. Menambah daftar negara bagian di AS.
Berita pengesahan pernikahan sesama di Arizona. Menambah daftar negara bagian di AS.

Foto master halaman A5 The Maui News edisi 18 Oktober menyita perhatian. Robert Gordon dan Stephen Kranyak –dari namanya jelas kan, sama-sama pria- berciuman bibir di Gedung Pengadilan Pima County Superior Court, setelah negara bagian Arizona resmi mengesahkan pernikahan pasangan gay.

Mengutip AP, koran Maui memberitakan, pasangan sesama jenis berbaris di depan pengadilan segera setelah Jaksa Agung Tom Horne mengetuk palu bahwa negara bagian itu menyetujui pernikahan antar homoseksual. David Larance dan Kevin Patterson, satu di antara pasangan gay, merefleksikan perasaannya, “The best way I can describe it, is that it gives me such peace of mind.” Patterson pun sesenggukan menangis.

Continue reading “Hari ke-22 di Hawaii: Beleid Sah Pernikahan Sesama”

Hari ke-21 di Hawaii: Pemimpin yang Dekat dengan Rakyat

Selamat untuk Joko Widodo yang dilantik sebagai presiden ketujuh Indonesia.

Jokowi dalam blusukan. Merasakan langsung penderitaan.
Jokowi dalam blusukan. Merasakan langsung penderitaan. (Foto: Merdeka.com)

Indonesia sedang bungah. Presiden ketujuh dalam sejarah Republik ini resmi dilantik. Joko Widodo –berpasangan dengan Jusuf Kalla- menjadi duet pemimpin Indonesia untuk lima tahun ke depan, 2014-2019.

Terpilihnya Jokowi memberikan catatan tersendiri, karena pria Solo ini mendekonstruksi, atau tepatnya mendesakralisasi, sosok seorang presiden. Selama ini, presiden diidentikkan dengan orang yang karismatis, gagah, jago berpidato, berpendidikan tinggi, keturunan bangsawan, atau dari kalangan militer dengan ketegasan dan kecakapan begitu rupa. Jokowi mendobrak semua paradigma itu. Ia adalah antitesa semua gambaran tentang stereotipe seorang pemimpin.

Continue reading “Hari ke-21 di Hawaii: Pemimpin yang Dekat dengan Rakyat”

Hari ke-20 di Hawaii: No Problem, No Excuse

Setiap hari kita seharusnya memiliki setiap alasan untuk terus bergembira. Apa yang membuat Anda sedih hari ini? Pernah mendengar kisah tentang Nick Vujicic, toh?

Salah satu sesi di kelas kami hari ini memutar video Nicholas James -akrab dipanggil ‘Nick’- Vujicic saat tampil di program Oprah Winfrey Show. Nick kini berusia 32 tahun, warga negara Australia yang lahir dalam tetra-amelia syndrome alias kelahiran tanpa dua kaki dan tangannya.

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=YwpiZTp0N9k]

Continue reading “Hari ke-20 di Hawaii: No Problem, No Excuse”

Hari ke-19 di Hawaii: Petakan Masalah, dan Menulislah…

Dengan mempelajari mindmapping, kita bisa menggerakkan pikiran lebih cepat, menuangkannya dalam tulisan, dan mencari solusi secara sistematis.

Konsep dasar mindmapping, Sentral ide adalah pohon, kata-kata kunci adalah cabangnya.
Konsep dasar mindmapping, Sentral ide adalah pohon, kata-kata kunci adalah cabangnya.

Salah satu subyek lain dalam pelatihan di sini yakni terkait kemampuan menulis. Ada empat sesi khusus untuk mengenalkan dan mengasah penulisan –baik teori, diskusi, maupun praktek- dalam topik besar ‘Writing Skill’. Pengajarnya, seorang profesor Matematika asal India.

Satu setengah sesi pertemuan di antaranya khusus membahas ‘mindmapping’. Pernah mendengar istilah ini? Mindmapping merupakan cara berpikir dengan membuat diagram, atau cabang-cabang atau sebuah topik besar. Dari sebuah topik besar yang menjadi judul atau pusat pemikiran itu kemudian dikembangkan dalam berbagai ide-ide turunan, yang kemudian diturunkan lagi menurut berbagai kata kunci.

Continue reading “Hari ke-19 di Hawaii: Petakan Masalah, dan Menulislah…”

Hari ke-18 di Hawaii: Awas, Kusampaikan ke Ibu Mertuamu!

Ini salah satu subyek paling menarik selama pelatihan di sini. Sesi “Comunicating Effectively’. Termasuk di antaranya, teori dan praktek menjadi ‘The Speechmaker’.

Berlatih menjadi 'The Speechmaker'. Jangan lup. 'connecting with audience'.
Berlatih menjadi ‘The Speechmaker’. Jangan lupa untuk ‘connecting with audience’.

Menjalani tujuh sesi tentang komunikasi memberi rasa asyik tersendiri. Bukan hanya karena saya merasa bahwa “Ini bidangku, jadi jangan sampai ngantuk,” tapi juga karena pembawaan pembicaranya. Begitulah, mau rapat, mau seminar, atau kuliah, dua faktor yang mampu membuat audiens tetap terjaga selalu terkait apa subyeknya dan bagaimana cara membawakannya.

Fasilitator kami berasal dari sebuah negara di Afrika. Seorang ekspert di bidang komunikasi. Selain gayanya yang antusias, bicara meledak-ledak, dan sering menyebut nama audiens, satu keunikan lain yakni celetukan lucunya. Sering sekali pria ini berucap joke, “Hei, I’ll tell it to your mother-in-law. Jangan macam-macam, akan saya bilang ke ibu mertuamu.” Hahaha..

Continue reading “Hari ke-18 di Hawaii: Awas, Kusampaikan ke Ibu Mertuamu!”