Kembali ke IKN setelah Empat Tahun

Setelah empat tahun lalu, 20 Mei 2022 mengikuti upacara Hari Kebangkitan Nasional di Titik Nol IKN, masih berupa hutan dan sebuah pertanda, kini kembali lagi ke Ibu Kota Nusantara. Tentu suasananya jauh berbeda.

Kali ini dalam rangkaian Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI ke Provinsi Kalimantan Timur untuk melakukan pengawasan terhadap implementasi kebijakan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai agenda strategis nasional, 17-19 Juni 2026. 

Kunjungan kerja difokuskan pada kesiapan IKN menuju status sebagai Ibu Kota Politik pada tahun 2028, serta persiapan pembentukan pemerintahan daerah khusus (Pemdasus) sesuai amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2023.

Ketua Komisi II DPR RI, M. Rifqinizamy Karsayuda menekankan, koordinasi antarinstansi menjadi penting agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan antara Otorita IKN, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, maupun pemerintah kabupaten/kota di sekitar kawasan IKN.

”Yang kami pastikan adalah tugas pemerintahan daerah mana yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan mana yang menjadi kewenangan pemerintahan daerah khusus IKN tidak bertubrukan dan tidak menimbulkan konflik kewenangan,” terangnya.

Tak hanya di Balikpapan, esoknya kami lanjut ke IKN. Bersama Arlen Intani, Alfred Pakonglean, didampingi Achamd Naufal dan driver Yudi dari Otorita IKN.

Rutenya, dari Taman Kusuma Bangsa, Istana Presiden, makan di Bakoel Bamboe, Plaza Bhinneka tempat Monumen Titik Nol empat tahun silam ke sana, Area Glamping, dan berakhir di Training Centre PSSI yang berhadapan dengan RS Mayapada.

Dari Balikpapan ke IKN hampir 100 kilometer menempuh dua jam. Kami beruntung bisa lewat akses jalan tol Pulau Balang, melewati jembatan satwa IKN. Jembatan satwa atau perlintasan satwa liar setinggi 12,7 meter itu dibangun di Seksi 3B Segmen KKT Kariangau-Tol Pulau Balang. Infrastruktur khusus ini dibuat untuk menjaga kelestarian habitat satwa endemik agar tidak terisolasi oleh jalan tol.

Semoga pembangunan IKN terus bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.