Notice: Undefined index: host in /home/jojr5479/public_html/wp-content/plugins/wonderm00ns-simple-facebook-open-graph-tags/public/class-webdados-fb-open-graph-public.php on line 1020

Tere Liye: Pulang, Cerita Si Bujang dari Talang sampai Jadi Petualang

Buku ke-29 Tere Liye yang saya baca. Judulnya ‘Pulang’. Cerita Agam, atau Bujang, atau Babi Hutan. Pemuda di pelosok Sumatera yang menjelma jadi jagoan secara fisik sekaligus pemilik dua master dari Amerika.

Serial non fiksi berkelas. Setebal 400 halaman. Tentang kehidupan manusia. Dari berburu di hutan, sampai lebatnya rimba ’shadow economy’ yang menguasai dunia.

Continue reading “Tere Liye: Pulang, Cerita Si Bujang dari Talang sampai Jadi Petualang”

Si Anak Cahaya: Nurmas Pahlawan Desa

Buku ke-28 Tere Liye yang saya baca. Sepertinya buku ‘Pulang Pergi’ lupa diresensi. ‘Si Anak Cahaya’ bersetting tahun 1950-an, dibumbui kisah komunisme mengepung kemiskinan kota. Dihancurkan oleh penduduk dan tentara.

Tokoh utamanya, Nurmas alias Nung binti Yahid. Diawali dari kisah sepasukan tentara dari kota yang masuk desa Nung, mencari pemuda terbaik untuk diseleksi.

Continue reading “Si Anak Cahaya: Nurmas Pahlawan Desa”

Si Anak Badai: Tekad Empat Sekawan Melawan Penggusuran Kampung

Buku keduapuluh enam Tere Liye yang saya tamatkan. Style ringan dalam 333 halaman.

Dalam suasana film ’Pesta Babi’ sedang viral, buku cetakan tahun 2021 ini menjadi relevan. Settingnya di sebuah kampung nelayan, yang bakal digusur karena pemerintah pusat hendak membangun program strategis berupa pelabuhan -yang sebenarnya tak terlalu dibutukan penduduk kampung.

Continue reading “Si Anak Badai: Tekad Empat Sekawan Melawan Penggusuran Kampung”

Cinta Antara Jakarta dan Kuala Lumpur: Yang Liar dan Romantis dari Tere Liye.

Buku keduapuluh lima Tere Liye yang saya tuntaskan. Cerita cinta, ‘lucu-lucuan’, akhirnya pun dibuat menggantung.

Membelinya di Gramedia Duta Mall, Palangka Raya, membawa buku setebal 296 halaman ini terbang kembali ke Jakarta dan lanjut ke Manado, pulang pergi. ’Cinta Antara Jakarta dan Kuala Lumpur’ ringan, asyik, dan lebih ’liar’. sedikit berbeda dari cerita Tere Liye lainnya.

Continue reading “Cinta Antara Jakarta dan Kuala Lumpur: Yang Liar dan Romantis dari Tere Liye.”

Sendiri dan ‘Lorong Waktu‘

Buku ke-24 Tere Liye yang saya tuntaskan. Berkisah tentang kesendirian seorang lelaki 70 tahun yang shock ditinggal meninggal isteri yang dicintai banyak orang.

Bambang tertegun saat isterinya, Susi, meninggal. Empat anak perempuannya kembali ke rumah dari berbagai penjuru dunia. Keluarga yang sukses, dengan kenangan indah. Dari jatuh bangun gagal berusaha, berakhir sukses sebagai pengusaha teknologi otomatis.

Continue reading “Sendiri dan ‘Lorong Waktu‘”

‘Succes Story’ Para Perompak dan Kemenangan Perencanaan

Buku keduapuluh tiga Tere Liye yang saya baca. Judulnya ’Yang Telah Lama Pergi’. Berkisah tentang komunitas bajak laut dalam misi-misi ‘kemanusiaan’ memerangi musuhnya. Cerita epik, sejarah, dan lebih penting: strategi meraih kemenangan dalam hidup.

Kisah buku setebal 442 halaman ini memang tentang perjalaan bajak laut. Perompak. Dari angle seorang pembuat peta bernama Mas’ud alias Al Baghdadi yang nyasar masuk ke kapal bajak laut dan sempat dituduh mata-mata.

Continue reading “‘Succes Story’ Para Perompak dan Kemenangan Perencanaan”

Kisah Tambang dan Teruslah Bodoh

Ini buku kedua puluh Tere Liye yang saya baca. ‘Teruslah Bodoh, Jangan Pintar’. Khusus bercerita tentang kompleksitas dunia pertambangan di Indonesia.

Alurnya unik, tapi khas kisah Tere Liye. Hanya dari ruang sidang komite berukuran 3×9 meter. Berisi tujuh anggota komite, masing-masing dua orang dari pihak pertambangan PT Semesta Minerals & Mining dan dua dari aktivis lingkungan. Kursi lain untuk saksi yang dihadirkan. Dengar pendapat maraton, sebelum dua pekan lebih kemudian memutuskan, apakah perusahaan itu diizinkan mendapat konsesi besar di negeri ini atau tidak.

Continue reading “Kisah Tambang dan Teruslah Bodoh”

Aroma Karsa, yang Istimewa dari Dee Lestari

Pufffff…. membaca novel setebal 702 halaman dari Dewi alias Dee Lestari hampir sebulan penuh. Menarik sih, kembali mengikuti alur cerita menarik bak nonton film. Seperti juga ’Supernova’, ’Filosofi Kopi’ ’Rectoverso’ dan ’Perahu Kertas’ itu.

Detail. Itulah kesan jika Anda membaca karya-karya Dee. Sejak membaca Supernova lebih dari 20 tahun silam, saya sudah terbiasa menyandingkannya dengan membuka kamus, mengkonfirmasi setiap menemukan kata-kata baru. Saat itu belum semudah ini kita mengecek diksi lewat google atau Chat GPT.

Continue reading “Aroma Karsa, yang Istimewa dari Dee Lestari”

Sebuah Pesan Ponsel yang Menggerakkan Para Adik

Buku kesepuluh Tere Liye yang saya baca. Menekankan kuatnya persaudaraan dan pengorbanan kakak sulung untuk empat adiknya.

Fiksi Tere Liye setebal 344 halaman ini berjudul ’Dia Adalah Kakakku’. Mengisahkan seorang keluarga yatim, tanpa ayah yang diterkam harimau saat anak-anak masih kecil, dengan ibu tunggal dan kakak perempuan sebagai ’super women’.

Continue reading “Sebuah Pesan Ponsel yang Menggerakkan Para Adik”