Promises Didik Rochadi, Pekan Ketiga Juli 2026: Waspadalah Terhadap Ketamakan

“Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu.”

Banyak keluarga retak karena sengketa warisan. Tuhan Yesus ingatkan, agar kita tak hidup dalam ketaatan.

Ketamakan berasal dari hakim yang tak pernah cukup. Ketamakan bisa terekspresikan dalam banyak wajah. Iri, selalu membandingkan diri dengan orang lain, tak mampu merasa cukup dan tak bisa bersyukur.

Semua orang bisa dihinggapi penyakit rohani ketamakan. Ketamakan berpusat pada diri sendiri. Ketamakan membuat kita aman dan nyaman tanpa Tuhan.

Yesus mengingatkan, walaupun orang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tak bergantung pada hartanya.

Mengapa orang itu disebut bodoh? Karena ia membuat perencanaan tanpa melibatkan Tuhan, seperti Mazmur 127:1-2.

”Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan Tuhan yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga. Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah – sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.”

Kita belajar dari kisah John Rockefeller. Bagaimana ia mengendalikan kilang minyak di Amerika Serikat dan mengelola penyulingan minyak sehingga hidupnya difokuskan membangun bisnis dan keluarganya.

Saat kondisinya merosot di awal 50-an tahun, ia mendonasikan kekayaaannya untuk masyarakat dan pelayanan. Pelan-pelan, kesehatannya membaik, dan ia pun meninggal di umur 97 tahun.

Tuhan mengajarkan kita bahwa segala sesuatu adalah milikNya, dan kita adalah penatalayan untuk menggenapkan rencanaNya.

Beberapa hikmah dalam kisah ini:

Satu, bersyukur untuk apapun yang Tuhan percayakan pada kita.

Dua, jadikan harta kita untuk melayani Tuhan.

Tiga, simpanlah harta di sorga melalui iman, kasih, kemurahan hati, dan pelayanan.

Empat, hiduplah dengan ucapan syukur atas segala berkat-berkatNya.

Selengkapnya di

Leave a Reply

Your email address will not be published.